TERAS7.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kotabaru mengadakan Sosialisasi Pilkada Tahun 2024 dengan tema “Peran Serta Lembaga Masyarakat Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Mendukung dan Mensukseskan Pilkada 2024”. Acara berlangsung di Ballroom Grand Surya Hotel pada Senin (11/11/2024).
Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, seperti Mufti Mukarromi (Kasubsi Ideologi Politik, Pertahanan Keamanan, Sosial Budaya, dan Kemasyarakatan Teknologi Informasi dari Kejaksaan Kotabaru), Ketua Bawaslu Kotabaru Rony Syafriansyah, Ketua KPU Andi Muhammad Saidi, serta Kasubag Tata Usaha Kemenag Akhmad Ismail Fahmi.
Hadir pula Plh Sekda Kotabaru Hairul Aswandi, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Muchtasor, perwakilan SKPD, Kasi Trantib se-Kabupaten Kotabaru, FKDM, FKUB, FPK, organisasi masyarakat, LSM, dan mahasiswa.
Plh Sekda Hairul Aswandi, atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan sosialisasi Pilkada.
“Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana demi pelaksanaan Pilkada yang aman dan damai. Namun keberhasilan ini hanya bisa tercapai dengan dukungan penuh dari masyarakat, lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan persatuan, serta mendukung Pilkada sebagai sarana memilih pemimpin yang memajukan daerah.
“Mari kita ciptakan suasana kondusif, tidak mudah terprovokasi, dan tetap bijaksana dalam menghadapi proses ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kaban Kesbangpol Kotabaru Melinda Ratna Agustina menekankan peran Kesbangpol yang berfokus pada pengembangan masyarakat berbasis partisipasi.
“Kesbangpol berupaya meningkatkan kemandirian masyarakat, keadilan sosial, dan pengambilan keputusan partisipatif di berbagai sektor, termasuk ekonomi, politik, dan sosial budaya,” jelasnya.
Melinda juga berharap Pilkada 2024 dapat berlangsung secara Luber dan Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil) dengan memperkuat sistem ketatanegaraan yang demokratis dan mewujudkan pemilu yang berintegritas, efektif, dan efisien.
Acara sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi interaktif, di mana para narasumber memberikan jawaban langsung atas pertanyaan peserta.