Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Milenial Banyak Menganggur? Ayo Bertani!
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Milenial Banyak Menganggur? Ayo Bertani!

Rizki Saputera
Rizki Saputera 28 April 2019, 12.16
Share
DCIM3406 scaled
Kebun semangka di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar
SHARE

TERAS7.COM – Indonesia dari dulu terkenal sebagai negara agraris karena ekonominya bertumpu pada sektor pertanian dan masyarakatnya bekerja mayoritas menjadi petani.

Semakin berkembangnya zaman sektor pertanian semakin ditinggalkan, terutama oleh generasi muda atau milenial yang lebih tertarik ke bidang lain.

Akan tetapi karena jumlah pekerjaan yang ditawarkan dengan peminatnya yang tidak sebanding, persaingan pun jadi ketat, banyak milenial yang gagal dan terpaksa menganggur.

Teras7.com mencoba untuk menggali potensi sektor pertanian bagi milenial dengan berkunjung ke beberapa petani yang ada di Kabupaten Banjar

DCIM3423
Amin Tohari (51), Ketua Kelompok Tani Maju Bersama, Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura

Salah satunya Amin Tohari (51), Ketua Kelompok Tani Maju Bersama, Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura yang menggarap 4 hektar lahan pertanian buah dan sayuran.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Amin Tohari mengatakan ia menanam berbagai buah dan sayur, diantaranya adalah semangka, melon, tomat, terong, kacang dan pare.

“Tapi berhubung saya mau mudik ke Jawa, kali ini saya tidak menanam sayur. Selesai lebaran baru saja kembali lagi menanam sayur. Jadi sementara ini buah semangka dan melon saja yang beberapa hari hingga beberapa minggu ke depan akan panen,” ujar pria yang sudah 6 tahun berdomisili di Desa Tungkaran ini.

Ia mengungkapkan tamanan buah dan sayur rata-rata menghasilkan keuntungan yang lumayan bagus dan sangat jarang terjadi kerugian.

DCIM3425
Buah semangka yang siap panen beberapa minggu ke depan

“Misalnya yang kami tanam ini, yaitu semangka dan melon. Ongkos produksinya mulai dari menanam hingga dipanen sebesar 4000 rupiah perpohon dan bisa menghasilkan semangka dengan berat rata-rata 4 sampai 7 kg. Kalau dijual perkilo harganya 4000 rupiah, kalikan saja misalnya 4 kg, kita sudah berhasil mendapat keuntungan lebih banyak. Anggap saja 85% hasilnya bagus, kalau dihitung-hitung 1 hektar bisa menghasilkan keuntungan 15 juta. Sementara untuk sayur saya tidak pernah rugi, karena rata-rata bisa mendapat untuk 300 sampai 700 ribu perhari,” jelasnya.

Walaupun menguntungkan bagi petani, menanam buah dan sayur, seperti semangka khususnya tidak bisa sembarangan dan memerlukan keahlian.

“Perlu belajar untuk bertani ini, misalnya bagaimana cara mengawin-silangkan antara bunga jantan dengan bunga betina semangka agar hasilnya lebih sempurna. Masalah kualitas tanah juga perlu diperhatikan, kalau rendah perlu diberi pupuk agar subur,” ucap Amin Tohari.

DCIM3417
Penyerbukan bunga jantan ke bunga betina buah semangka

Ia menambahkan hasil pertaniannya seperti sayuran dijual di sekitar Kabupaten Banjar hingga Kota Banjarmasin, sedangkan buah hingga mencapai Muara Teweh, Kalteng.

Bidang pertanian ini dapat menjadi bidang yang sangat potensial ujar Amin Tohari bagi generasi muda yang belum memiliki pekerjaan dan menganggur.

“Saya sendiri awalnya bertani tanpa modal. Saya sendiri menggunakan lahan yang saya pinjam dan diberikan bantuan modal, sekarang sudah berkembang dan bisa mendapatkan penghasilan lebih besar dari pegawai, tergantung kerja keras. Petani pemula pun kalau tekun bisa mendapatkan keuntungan rata-rata 4-5 juta rupiah, jauh lebih tinggi dari pegawai yang baru sekitar 2-3 juta. Yang penting bisa mendapatkan dan menjaga kepercayaan dari pemilik lahan untuk merawat lahannya dan  bekerja keras dalam bertani,” ungkapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
1 Review 1 Review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?