TERAS7.COM – Oknum aparat penegak hukum kembali menghebohkan publik. Baru-baru ini, oknum anggota polisi di Kalimantan Selatan diduga menjadi pelaku pembunuhan mahasiswi.
Oknum polisi yang diduga terlibat dalam kasus ini yakni Bripda Muhammad Seili (20), anggota aktif Polri. Sementara korban berinisial ZD (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Fakta baru pun terungkap, terduga pelaku yang merupakan oknum polisi pada satuan Polres Banjarbaru ini diketahui tengah mempersiapkan pernikahan sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.
Informasi terbaru menyebutkan, Bripda Seili diketahui telah memiliki pasangan resmi dan bahkan telah menjalani sidang BP4R (Badan Pembantu Penasehat Perkawinan) sebagai salah satu syarat pernikahan bagi anggota Polri.
Hal tersebut terungkap dari unggahan akun Instagram resmi Samapta Polres Banjarbaru, yang sebelumnya mempublikasikan kegiatan sidang perkawinan tersebut.
“Selamat atas lancarnya pelaksanaan Sidang BP4R Perkawinan salah satu personil Sat Samapta Polres Banjarbaru : Bripda Muhammad Seili dengan DYS,” tulis akun tersebut.
“Semoga dilancarkan dalam pelaksanaan akad nikah hingga resepsi perkawinan dan bisa keluarga yang samawa, Amin YRA. Jangan kada ingat undangannya lah,” jelas akun tersebut dalam keterangan unggahannya.
Dari unggahan itu, diketahui calon istri dari Bripda Seili bukan merupakan ZD (20), perempuan yang diduga telah dibunuh dan dibuangnya ke saluran selokan kawasan STIHSA Banjarmasin.
Unggahan tersebut pun menuai beragam reaksi dari warganet setelah Bripda Seili ditetapkan sebagai terduga pelaku pembunuhan. Banyak netizen menyampaikan simpati kepada calon istri terduga pelaku.
“Semangat untuk mbak nyaa, walaupun pasti hatinya amat sangat hancur, tetapi sisi baiknya Allah Jauhkan dia dri Lelaki species ini sebelum terlanjur insyaAllah banyak hikmahnya, semoga segera mendapatkan Jodoh yg jauh lebih baik,” tulis netizen @hello.jnk.
Komentar lain juga menuntut proses hukum yang tegas dan adil.
“harus dapat hukuman yg seadil adil ny yahh mass,” timpal akun @asmandrulfah_.
Hingga kini, kasus dugaan pembunuhan terhadap mahasiswi ULM tersebut masih ditangani oleh Satreskrim Polresta Banjarmasin, dan menjadi sorotan luas masyarakat karena melibatkan oknum aparat penegak hukum.