TERAS7.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banjarbaru merampungkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) dan Musyawarah Ranting (Musran) di seluruh kecamatan sebagai bagian dari penguatan organisasi menuju Pemilu 2029.
Muscab dan Musran terakhir digelar di Kecamatan Landasan Ulin, tepatnya di Rumah PAN, Jalan Kasturi I, Kelurahan Syamsudin Noor, Jumat (17/07/2026) sore.
Ketua DPD PAN Kota Banjarbaru, Emi Lasari, SE mengatakan, Muscab dan Musran merupakan tahapan konsolidasi organisasi setelah sebelumnya PAN melaksanakan musyawarah di tingkat provinsi dan kota.
Melalui forum tersebut, PAN melakukan penyegaran kepengurusan di tingkat kecamatan dan kelurahan setelah berakhirnya masa bakti pengurus sebelumnya.
“Ini merupakan tahapan konsolidasi organisasi partai. Setelah musyawarah di tingkat provinsi dan kota, sekarang kita memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan dan kelurahan melalui Muscab dan Musran,” ujarnya.

Emi menjelaskan, kepengurusan baru akan difokuskan untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput, termasuk memperluas rekrutmen relawan sebagai bagian dari program Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN dalam menghadapi Pemilu 2029.
Selain itu, PAN juga memastikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam kepengurusan hingga tingkat ranting sesuai amanat peraturan perundang-undangan.
“Kita memastikan keterwakilan perempuan terpenuhi dalam kepengurusan sampai tingkat ranting karena itu merupakan amanat undang-undang sekaligus bagian dari penguatan organisasi,” katanya.
Secara politik, PAN Banjarbaru membidik peningkatan perolehan kursi DPRD di Daerah Pemilihan (Dapil) Landasan Ulin.
Menurut Emi, peluang tersebut terbuka seiring potensi penambahan alokasi kursi DPRD di dapil tersebut dari sembilan menjadi 12 kursi pada Pemilu Legislatif 2029.
“Kalau ada potensi penambahan kursi menjadi 12, maka target politik PAN di Landasan Ulin adalah dua kursi. Karena itu, pengurus cabang dan ranting menjadi ujung tombak kerja-kerja politik di masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengurus di tingkat kecamatan dan kelurahan merupakan representasi tokoh masyarakat yang menjadi garda terdepan dalam memperkuat basis partai sekaligus membangun komunikasi politik hingga ke tingkat akar rumput.
Karena itu, Muscab dan Musran tidak hanya menjadi forum pembentukan kepengurusan baru, tetapi juga momentum memperkuat pendidikan politik, konsolidasi internal, dan pembinaan kader secara berkelanjutan.
Emi menegaskan, penguatan organisasi tersebut menjadi bagian dari strategi PAN menghadapi Pemilu 2029 sekaligus mendukung target nasional yang telah ditetapkan DPP PAN.
“Target PAN secara nasional pada Pemilu 2029 adalah masuk empat besar. Karena itu, penguatan organisasi harus dilakukan secara total hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Mesin partai harus benar-benar siap bekerja untuk mencapai target tersebut,” pungkasnya.