TERAS7.COM – Pelaksanaan Vaksinasi Serentak untuk Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah di seluruh Indonesia telah digelar pada Senin dan Selasa kemarin (6-7/9/2021).
Pada puncaknya pelaksanaan vaksinasi serentak ini dipantau langsung oleh Presiden Joko Widodo secara virtual pada Selasa (7/9/2021).
Di Kota Banjarbaru, vaksinasi secara gratis bekerjasama dengan Polri dan Staf Khusus Presiden ini digelar di di pondok pesantren Darul Ilmi dan Pondok pesantren Walisongo Guntung Paring.

Uniknya, pelaksana acara ini dikerjakan langsung oleh salah satu organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Kepada Teras7.com via Whatsapp pada Rabu (8/9/2021), Ketua Umum PMII Kota Banjarbaru Hizatul Istiqamah mengatakan pihaknya menjadi pelaksana acara ini bekerjasama dengan Polres Kota Banjarbaru.
“Kebetulan kita ada relasi dengan staf khusus presiden RI, Aminudin Ma’ruf dan dapat informasi akan melaksanakan vaksinasi serentak pondok pesantren dan rumah ibadah akhirnya di arahkan ke kita PMII kota Banjarbaru untuk menjadi pelaksana,” ujarnya.
Dalam menghelat acara yang cukup besar ini, PMII Kota Banjarbaru lanjut Hizatul Istiqamah menurunkan 12 orang anggotanya yang dibagi ke 2 Pondok Pesantren (Ponpes).
“Untuk personel dari awal sebelum pelaksanaan kegiatan kita yang handle pendaftaran peserta mulai dari santri, orang tua santri, mahasiswa, dan warga sekitar. Ponpes Kemudian saat pelaksanaan acara, anggota kami ada yang menangani registrasi, ada yang mendisiplinkan antrian peserta agar tidak terjadi kerumunan dan membantu di ruang vaksin,” katanya.
Untuk vaksinator sendiri sambungnya berasal dari Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dengan total 10 orang, dimana 4 vaksinator ditempatkan di Ponpes Darul Ilmi dan 6 vaksinator ditempatkan di Ponpes Walisongo.
“Dalam Vaksinasi yang kami dilaksanakan selama 2 hari ini tercatat jumlah vaksin yang di sediakan ada 2.800 vaksin. Sementara itu untuk menghindari terjadinya kerumunan, jadwal vaksinasi dibagi menjadi beberapa cluster sesuai jam dan nomor antrian yang sudah di bagi sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi,” jelasnya.
Selain itu lanjut Hizatul Istiqamah, PMII juga menjalin kerjasama dengan Polres Banjarbaru dalam kegiatan ini, dimana PMII yang mencarikan ponpes untuk tempat pelaksanaan, peserta, dan pembagian cluster peserta, sedangkan Polres Banjarbaru yang ambil alih untuk menyediakan tenaga Vaksinatornya.
Namun bukan tanpa kendala, dalam pelaksanaan vaksinasi ini pihaknya berusaha keras untuk menyakinkan orang tua santri agar mau melakukan vaksinasi untuk anak mereka.
“Karena beberapa ada yang memang takut kalau anaknya di vaksin, kemudian saat pelaksanaan kita hampir kewalahan mendisiplinkan warga yang datang tidak sesuai jam yang sudah kita bagikan karena kita menghindari terjadinya kerumunan. Juga kita kehabisan vaksin akhirnya beberapa warga terpaksa pulang tanpa mendapatkan vaksinasi,” sebutnya.
Walaupun tak luput dari kekurangan, Hizatul Istiqamah berharap vaksinasi ini dapat membantu percepatan herd immunity, khususnya di Kota Banjarbaru.
“Harapan nya kegiatan vaksinasi ini bisa menekan angka penyebaran covid 19 agar nantinya masyarakat bisa beraktivitas dengan normal seperti biasa,” harapnya.