TERAS7.COM – Wakil Bupati Tapin H Juanda menerima audiensi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di ruang kerjanya, Kantor Bupati Tapin, Kota Rantau, Kamis (24/9/2026).
Audiensi tersebut membahas penguatan koordinasi antara BBPOM dan Pemerintah Kabupaten Tapin dalam pengawasan obat dan makanan, termasuk upaya mendukung pelaksanaan program Kabupaten Pangan Aman.Dalam pertemuan itu, sejumlah hal menjadi perhatian, mulai dari pengawasan obat, makanan, kosmetik hingga produk lainnya yang beredar di tengah masyarakat.
Wabup Juanda menyambut baik audiensi tersebut. Menurutnya, pengawasan terhadap produk yang beredar di masyarakat membutuhkan sinergi lintas sektor agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal.
“Pengawasan terhadap obat dan makanan penting karena berkaitan langsung dengan perlindungan masyarakat sebagai konsumen,” ujarnya.
Namun, dalam evaluasi pelaksanaan Kabupaten Pangan Aman, terdapat hal yang perlu dibenahi, khususnya terkait pelaporan dari organisasi perangkat daerah (OPD). Capaian pelaporan melalui aplikasi Kabupaten Pangan Aman saat ini baru sekitar 65 persen. Angka tersebut bukan menunjukkan bahwa pangan di Kabupaten Tapin tidak aman, melainkan karena pelaporan dari OPD terkait belum maksimal.
Karena itu, Juanda akan mengoordinasikan sejumlah OPD terkait untuk melakukan evaluasi dan melengkapi pelaporan yang diperlukan. OPD yang akan dikoordinasikan antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan serta Bappelitbang.
Menurut Juanda, kelengkapan pelaporan penting agar seluruh kegiatan yang telah dilakukan di daerah dapat terdokumentasi dengan baik sekaligus menjadi bagian dari evaluasi program Kabupaten Pangan Aman.
Selain melakukan koordinasi dengan OPD, Juanda juga akan melakukan revisi terhadap SK Tim Kabupaten Pangan Aman. Revisi tersebut dilakukan untuk memperjelas tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur dalam tim, sehingga koordinasi, pelaksanaan kegiatan hingga pelaporannya dapat berjalan lebih maksimal. Juanda yang juga Ketua Satgas MBG menegaskan pentingnya kerja bersama antar-OPD dan instansi terkait dalam mendukung pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Tapin.
Ia berharap sinergi dengan BBPOM terus diperkuat sehingga upaya perlindungan masyarakat terhadap produk obat dan makanan dapat berjalan secara berkelanjutan.Dengan perbaikan koordinasi dan pelaporan, Pemkab Tapin menargetkan pelaksanaan program Kabupaten Pangan Aman dapat semakin tertata dan terdokumentasi dengan baik.