Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Produksi 10 Ton Perhari, ULM Ubah Sampah Plastik Residu Jadi Eco Wood
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Produksi 10 Ton Perhari, ULM Ubah Sampah Plastik Residu Jadi Eco Wood

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 6 April 2026, 13.19
Share
6f1a2c3a 791a 4377 a135 add05055545a 696x522 1
SHARE

TERAS7.COM – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menghadirkan inovasi pengolahan sampah plastik residu menjadi produk komposit menyerupai kayu (eco wood) yang memiliki nilai ekonomi. Teknologi ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mengatasi persoalan lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan limbah secara berkelanjutan.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ULM, Prof. Sunardi, menyampaikan inovasi tersebut sejalan dengan konsep “sampah selesai di kampus”, yakni pengelolaan seluruh sampah agar tidak lagi dibuang ke luar lingkungan kampus.

“Target kami tidak ada sampah internal yang keluar. Selain pengolahan sampah organik menjadi kompos, kami juga fokus pada plastik residu yang selama ini tidak bernilai,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, plastik residu mencakup sampah yang sulit didaur ulang, seperti bungkus makanan, plastik campuran, dan kemasan kotor. Melalui teknologi yang telah dipatenkan, sampah tersebut diolah menggunakan reaktor khusus dengan metode pelelehan untuk menghasilkan material komposit.

Menurutnya, material hasil olahan memiliki karakteristik menyerupai kayu, bahkan dalam aspek tertentu dinilai lebih kuat. Produk ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kusen, pintu, jendela, hingga furnitur.

Baca juga :

Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030

Perluas Akses Pendidikan, MUI Barito Kuala Gandeng ULM Jalankan Program Satu Desa Satu Sarjana

WOW! Lewati Target, ULM Kini Peringkat 76 di Indonesia pada UI GreenMetric 2026

“Satu set meja dan kursi dari sekitar 300 kilogram sampah plastik bisa memiliki nilai jual sekitar Rp1 juta,” jelasnya.

Selain bernilai ekonomis, produk komposit tersebut juga memiliki ketahanan tinggi terhadap rayap dan bahan kimia, serta umur pakai yang lebih panjang dibandingkan kayu konvensional.

Dari sisi produksi, satu unit alat yang dimiliki ULM mampu mengolah hingga 10 ton sampah plastik residu per hari. Proses pengolahan dilakukan tanpa pembakaran, melainkan melalui pelelehan pada suhu di bawah 250 derajat Celsius, sehingga minim emisi berbahaya.

“Metode ini tidak menghasilkan dioksin karena tanpa proses pembakaran,” tambahnya.

Saat ini, pemanfaatan teknologi masih difokuskan pada pengolahan sampah di lingkungan kampus dan sekitarnya. Namun ULM membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperluas penerapan teknologi tersebut.

“Kami siap mendukung daerah yang ingin mengembangkan pengolahan sampah, baik melalui pendampingan tenaga ahli maupun penyediaan teknologi,” pungkasnya.

Melalui inovasi ini, ULM berharap dapat memberikan solusi konkret dalam mengurangi timbunan sampah plastik sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dari limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23

You Might Also Like

Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030

Perluas Akses Pendidikan, MUI Barito Kuala Gandeng ULM Jalankan Program Satu Desa Satu Sarjana

WOW! Lewati Target, ULM Kini Peringkat 76 di Indonesia pada UI GreenMetric 2026

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana

Teratas di Kalsel, ULM Posisi 38 Nasional RIS 2026

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?