TERAS7.COM – Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, H Muhammad Syahrial, S.I.Kom melaksanakan kegiatan reses di Jalan Batu Ampar, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Selasa (10/03/2026) sore.
Dalam pertemuan dengan legislator yang akrab disapai Bang Haji Iyal tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur dasar, khususnya penerangan jalan dan ketersediaan air bersih.
Bang Haji Iyal mengatakan salah satu keluhan utama masyarakat adalah minimnya penerangan jalan di kawasan tersebut sehingga kondisi lingkungan menjadi cukup gelap pada malam hari.
“Masyarakat tadi menyampaikan permintaan terkait penerangan jalan, karena kondisi di sini memang sangat gelap. Insyaallah hal itu akan kita realisasikan pada tahun 2027,” ujarnya.
Ia memastikan pembangunan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Batu Ampar akan menjadi prioritas. Sedikitnya 50 titik lampu direncanakan dipasang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.
“Untuk lampu penerangan jalan umum yang akan dibangun pada 2027 nanti, jumlahnya dipastikan tidak kurang dari 50 titik. Apakah nantinya bisa lebih dari itu tentu akan kita lihat kembali dari kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Selain penerangan jalan, Bang Haji Iyal juga mengusulkan pembangunan sumur bor induk melalui Pokok Pikiran (Pokir) miliknya yang telah dianggarkan dalam APBD murni tahun 2026.
Program tersebut dirancang untuk mengatasi kebutuhan air bersih masyarakat dengan kapasitas sumur yang lebih besar dibandingkan sumur bor biasa.
“Sementara itu pada anggaran murni tahun 2026 kita juga telah menganggarkan pembangunan sumur bor. Namun ini bukan sumur bor biasa, melainkan sumur bor induk dengan kapasitas besar,” katanya.
Menurutnya, pembangunan sumur bor induk ini dilakukan agar fasilitas air bersih yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak cepat kering.
“Pengalaman selama ini kalau sumur bor yang kecil biasanya dua atau tiga bulan saja sudah kering. Maka dari itu kita buat yang lebih besar agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Legislator dari Partai Golkar tersebut berharap keberadaan sumur bor itu nantinya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di kawasan Batu Ampar secara lebih luas.
“Insyaallah sumur bor ini nantinya akan sangat berguna bagi masyarakat Batu Ampar, bahkan diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di kawasan Batu Ampar secara lebih luas,” tambahnya.
Bang Haji Iyal juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di wilayah Batu Ampar yang berada di bagian pinggiran Kota Banjarbaru.
“Untuk Batu Ampar sendiri insyaallah setiap tahun ulun akan datang ke sini. Apa yang menjadi keinginan masyarakat akan kita perjuangkan. Apalagi wilayah ini berada di bagian ujung sehingga perlu perhatian serius agar tidak tertinggal dari kawasan lain,” ucapnya.
Selain itu, Bang Haji Iyal juga akan membantu secara pribadi terkait aspirasi bantuan alat terbang untuk kegiatan masyarakat.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Al Fatih Wal Imdad Batu Ampar, Guru Syaifullah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan di kawasan tersebut.
“Dari pemerintah alhamdulillah selama ini ada perhatian dan dukungan. Untuk pembangunan bisa dibilang sudah berjalan,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengungkapkan masih ada sejumlah kebutuhan yang diharapkan dapat dibantu, terutama terkait penerangan dan fasilitas air bersih di lingkungan pesantren.
“Kalau masih sore seperti sekarang memang terlihat cukup terang, tetapi setelah waktu magrib kondisi di sini mulai gelap karena daya watt penerangannya menurun,” jelasnya.
Selain itu, pihak pesantren juga berharap adanya bantuan tandon air berukuran besar beserta pembangunan tempat permanen untuk penempatannya agar kebutuhan air di lingkungan pesantren dapat terpenuhi dengan lebih baik.