TERAS7.COM – Pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 menjadi program utama yang akan dilaksanakan pasangan Bupati-Wakil Bupati Banjar periode 2021-2024, Saidi Mansyur-Said Idrus.
Hal ini disampaikan Bupati Banjar, Saidi Mansyur pada awak media di sela-sela serah terima jabatan dari Plh Bupati Banjar pada Bupati-Wakil Bupati Banjar di Mahligai Sultan Adam, Martapura pada Minggu (28/2) malam.
“Pemulihan ekonomi akan menjadi upaya konkrit dalam masa pemerintahan kami, utamanya pemulihan akibat banjir yang terjadi hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Banjar,” katanya.
Kendati demikian, timpal Saidi, upaya pemulihan ekonomi tersebut bukan hanya dilakukan sebagai program 100 hari pemerintahannya, akan tetapi sebagai program yang berkelanjutan.
“Secara langsung kita tak ada program 100 hari, karena itu cuma istilah saja. Kita ingin program yang berkelanjutan, yang mana visi misi kami, yakni Manis (Maju, Mandiri, Agamis) nanti akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Disana akan kita sampaikan kembali,” sebutnya.
Pemulihan ekonomi yang dimaksud politisi Nasdem ini di antaranya adalah bantuan sosial, bantuan infrastruktur dan perumahan, serta menggaungkan ekonomi kreatif dan UMKM untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai hingga kini.
Tak lupa penanganan banjir juga akan menjadi program di masa pemerintahannya, di antaranya dengan dukungan Pemkab Banjar atas pembangunan mega proyek Bendungan Riam Kiwa yang menjadi salah satu solusi penanganan banjir.
Saidi Mansyur yang didampingi Said Idrus juga menyampaikan ribuan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah menyukseskan hingga ia dan pasangannya dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Banjar.
Ia menyatakan ingin mengabdi dan bermanfaat bagi Kabupaten Banjar didampingi oleh Said Idrus, yang baginya bukan hanya sebagai rekan dan sahabat, tapi juga sebagai orang tua.
“Insya Allah dalam membangun Kabupaten Banjar selalu diberi kemudahan, minta doa pian-pian berataan, supaya, kalau penganten itu sakinah, mawaddah dan warrohmah, tetap rukun,” pintanya.