TERAS7.COM – Sorak dan teriakan kemenangan pecah di depan Balai Kota Banjarbaru setelah Timnas Indonesia memastikan gelar juara ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand lewat adu penalti, Senin (5/10/2026) malam.
Ribuan warga yang sejak awal memadati lokasi nobar langsung larut dalam euforia. Mereka menyaksikan perjuangan Garuda melalui layar besar yang disediakan Pemerintah Kota Banjarbaru hingga pertandingan berakhir.
Warga dari berbagai usia turut memadati kawasan tersebut. Setiap serangan Indonesia disambut sorakan, sementara ketegangan semakin terasa ketika pertandingan harus berlanjut hingga babak tambahan waktu dan akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Salah seorang warga Karang Anyar, Farizi, mengaku sudah beberapa kali mengikuti kegiatan nobar di depan Balai Kota Banjarbaru. Pada laga final kali ini, ia kembali datang bersama teman-teman tongkrongannya setelah mengetahui informasi nobar melalui media sosial.
“Saya melihat di medsos ada nobar. Pas banar, saya bawa kawan tongkrongan ke sini,” ujarnya.
Farizi berharap Timnas Indonesia mampu meraih kemenangan dalam laga final tersebut.
“Saya berharap Timnas menang di final ini melawan Thailand,” katanya.
Harapan tersebut akhirnya terwujud setelah Indonesia mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga waktu normal dan skor tetap bertahan sampai babak tambahan waktu berakhir.
Kegembiraan pun semakin pecah setelah Indonesia memastikan gelar juara. Warga Banjarbaru berfoto bersama dan merayakan keberhasilan Timnas Indonesia mengangkat trofi ASEAN Cup 2026.
Kiper Emil Audero tampil penting setelah menggagalkan dua eksekutor Thailand dalam adu penalti. Elkan Baggott juga mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-115 sebelum sukses menjalankan tugas sebagai penendang penalti ketiga Indonesia.
Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri penantian Indonesia setelah enam kali finis sebagai runner-up pada edisi-edisi sebelumnya.
Bagi warga Banjarbaru, kemenangan tersebut menjadi penutup dari malam nobar yang berlangsung penuh ketegangan hingga akhirnya berubah menjadi pesta kemenangan bersama.