TERAS7.COM – Seorang warga di Jalan Veteran Komplek Lutfia Tunggal, Sungai Sipai, Martapura Kota, Kabupaten Banjar ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di rumah sewaannya, Kamis malam (21/2).
Dari keterangan pemilik kos, Jannah, korban biasa dipanggil dengan nama Adit (18). Ia bersama bapaknya telah menghuni kosan miliknya sekitar setahun. Dalam kesehariannya, Adit dikenal sebagai remaja yang ramah dan juga pendiam.
Kejadian berawal, sehabis magrib sekitar pukul 19.00 Wita, ketika Bapaknya Adit pulang dari kerja dan menemukan pintu tertutup. Setelah dipanggil berulang kali dan tidak mendapat jawaban, Bapaknya Adit kemudian masuk lewat jendela dan menemukan anaknya gantung diri, dari dalam rumah ia memanggil para tetangga.
“Ketika kami masuk ke dalam, Adit sudah tidak bernyawa lagi, terbaring di hadapan bapaknya, dan ada bekas jeratan di lehernya” ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Husnul, mengatakan, siang sekitar jam 1 an, korban mengirim pesan WhatsApp kepadanya yang berisi ucapan ‘mau pulang’ dan memohon doa.

“Mungkin itu sebuah isyarat darinya, dan tidak disangka-sangka ia benar-benar pergi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Martapura Kota Iptu Siswadi yang ditemui di kantornya mengatakan, berdasarkan identifikasi kepolisian, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda terjadinya kekerasan dan di lehernya ada jeratan tali jemuran.
Setelah dievaluasi ke RS Ratu Zalecha Martapura, korban dibawa ke rumah ibunya yang ada di Banjarbaru, untuk selanjutnya esok pagi dikebumikan.