TERAS7.COM – Semangat para perempuan Tapin terus berkobar jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025. Meski persiapan dijalani dengan keterbatasan, tim sepak bola wanita Tapin tetap optimistis menatap ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Ketua Pengurus Sepak Bola Wanita Tapin, Hj. Aminah, menjelaskan bahwa tahun ini tim tidak melaksanakan training camp (TC) resmi karena minimnya anggaran. Kendati demikian, Hj. Aminah mengatakan bahwa komitmen para pemain dan pelatih membuat latihan rutin tetap berjalan mandiri.
Dukungan dari berbagai pihak termasuk seorang pengusaha lokal pun ikut meringankan kebutuhan untuk keperluan latihan, sehingga persiapan tim tetap terjaga.
“Alhamdulillah meski tanpa TC, latihan rutin tetap berjalan. Bahkan ada pengusaha lokal yang ikut mendukung sehingga beban kami lebih ringan,” ungkap Hj. Aminah kepada teras7.com pada (23/9/2025).

Ketua Pengurus Tim Sepakbola Wanita Kabupaten Tapin, Hj. Aminah saat memberikan keterangan kepada Teras7.com. (23/9/2025). Foto: Untung
Adapun untuk kebutuhan selama Porprov mendatang, mulai dari jersey, akomodasi, hingga logistik, menurut Hj. Aminah akan difasilitasi oleh KONI Tapin. Pengurus Tim sepakbola wanita Tapin juga terus menjalin koordinasi dengan KONI maupun PSSI sebagai langkah memperkuat pembinaan sepak bola wanita di daerah.
Dari sisi teknis, rencana uji tanding dengan Kabupaten Balangan sempat dipersiapkan namun batal karena ada beberapa kendala. Meski demikian, pengurus tetap membuka peluang untuk menggelar laga persahabatan dengan tim lain sebagai sarana pematangan strategi.
“Kami siap menyambut tim sepakbola wanita Kabupaten lain yang ingin uji tanding dengan kami”. Ujar Aminah penuh semangat.
Prestasi sepak bola wanita Tapin sejauh ini juga patut diapresiasi. Pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Tanah Laut, tim berhasil meraih juara II setelah melewati partai final dramatis yang ditentukan lewat adu penalti.
Hj. Aminah juga tak lupa turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tapin, Wakil Bupati, serta seluruh jajaran pemerintah daerah atas dukungan yang telah diberikan.
“Berkat doa dan dukungan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Tapin serta semua pihak, Alhamdulillah, tim kita bisa meraih juara kedua di Kejurprov kemarin dan kini siap berjuang kembali di Porprov,” ujarnya.
Ia juga berharap kedepan dukungan dari pemerintah daerah sangat diperlukan untuk memastikan keberlangsungan pembinaan olahraga wanita di Kabupaten Tapin.
“Harapan kami ada dukungan penuh dari pemerintah daerah, baik dari sisi fasilitas maupun anggaran. Ini penting untuk keberlanjutan pembinaan agar Sepakbola Bola Wanita di Tapin menjadi semakin Maju,” pungkasnya

Tim Sepakbola Wanita Kabupaten Tapin saat menerima piala penghargaan pada Kejurprov Kalimantan Selatan di Tanah Laut. Foto: Pengurus ASBWI Tapin.
Disisi lain, kebanggaan Tapin semakin bertambah dengan hadirnya Indira Fatma, salah satu pemain yang berhasil menembus skuad Timnas Putri Indonesia U16. Indira, yang baru berusia 14 tahun, tercatat sebagai pemain termuda saat tampil melawan Malaysia di ajang ASEAN U16 Girls’ Mandiri Championship 2025.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola wanita di Kabupaten Tapin mampu melahirkan talenta berkelas nasional. Dengan semangat pantang menyerah, dukungan lintas sektor, serta lahirnya pemain potensial seperti Indira Fatma, tim optimistis dapat meraih prestasi terbaik di Porprov 2025.