TERAS7.COM – Bagian Hukum Setda Kabupaten Tabalong menggelar sosialisasi survei Tabalong Beraksi (Berakhlak, Sistem Merit, dan Inovasi) di Gedung Informasi Pembangunan, Rabu (09/09/2026).
Sosialisasi survei Tabalong Berakhlak ini secara resmi dibuka Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah dalam rangka mengukur sejauh mana nilai-nilai dasar ASN Berakhlak telah dipahami, diinternalisasi dan diterapkan.
Kabag Organisasi Setda Tabalong, Sujadi mengatakan, penerapan nilai-nilai dasar ASN Berakhlak ini yang diterapkan dalam perilaku sehari-hari yang akan menjadi bahan evaluasi untuk penguatan budaya kerja ASN.
Pasalnya, indikator penilaian RB (Reformasi Birokrasi) tahun 2026 ini salah satunya indeks Berakhlak, namun telah bertransformasi dan terintegrasi dengan indikator indeks sistem merit.
“Makanya salah satunya adalah perlu melaksanakan survei terhadap ASN Berakhlak ini,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ASN terhadap nilai-nilai core values atau prinsip Berakhlak.
“Yang paling penting adalah bagaimana cara pengisian terkait dengan survei yang nanti akan kita sampaikan ke provinsi maupun pemerintah pusat, sehingga menjadi tolok ukur indeks Berakhlak,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk melihat bagaimana nilai-nilai Berakhlak, sistem merit, dan inovasi sudah dipahami dan dirasakan oleh ASN di Pemkab Tabalong.
“Kita semua tentu sudah sering mendengar tentang Berakhlak. Tapi yang lebih penting bukan hanya menghafal nilai-nilainya, melainkan bagaimana nilai tersebut kita terapkan dalam pekerjaan sehari-hari,” katanya.
Menurutnya, membentuk budaya kerja dimulai dari bagaimana memberikan pelayanan, bekerja sama dengan rekan, menyelesaikan pekerjaan hingga menjaga tanggung jawab sebagai ASN.
Begitu pula dalam sistem merit dalam pengelolaan ASN di lingkungan Pemkab Tabalong agar semakin objektif dan profesional, dengan melihat kompetensi, kinerja, potensi dan integritas.
“Karena itu, survei yang kita lakukan hari ini jangan dianggap sebagai sekadar formalitas, tetapi jawaban bapak dan ibu justru penting untuk memberikan gambaran kepada kita, apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang masih perlu kita benahi,” ujarnya.
Sekda pun berharap, seluruh peserta dapat mengisi survei dengan jujur dan sesuai dengan kondisi yang dirasakan selama bekerja.
“Kita juga ingin budaya inovasi semakin tumbuh di lingkungan Pemkab Tabalong. Tidak harus selalu sesuatu yang besar,” harapnya.