TERAS7.COM – Direktorat Samapta Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadapi tahap awal penilaian pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang dilaksanakan oleh Tim Penilai Internal (TPI) pembangunan ZI dari Mabes Polri.
Kedatangan TPI Mabes Polri yang dipimpin oleh AKBP Kus Sriwahyuni, dan AKP Elisa Maharani, didampingi Tim Biro Rena Polda Kalsel AKP Irmina Indaryanti dan Bripka Hery Faturochman disambut langsung oleh Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, beserta anggota dengan yel-yel dan pengalungan Kain Sasirangan khas Kalimantan Selatan.

Setelahpenyambutan selesai, acara dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas pelayanan publik Dit Samapta Polda Kalsel.
Sebelum dilakukan penilaian, Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, dalam sambutannya ucapan selamat datang kepada tim dan laporan singkat terkait pembangunan ZI yang sudah dilakukan Dit Samapta Polda Kalsel.
Ia mengungkapkan bahwa Dit Samapta berusaha semaksimal mungkin dan berkomitmen untuk mendapatkan Predikat ZI pada tahun 2021, dan berharap terus mendapat bimbingan dari Tim Asistensi.
Untuk menuju ZI, Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, meminta kepada semua anggota agar tidak melakukan pelanggaran, serta mengajak semua bekerjasama untuk berkomitmen mendapatkan predikat ZI menuju WBK dan WBBM.
“Kami akan terus melakukan upaya terbaik untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Zona Integritas, WBK dan WBBM bukanlah hal baru tetapi adalah hal lama yang harus diingatkan kembali sebagai aparatur negara serta sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.
“Maka diharapkan pada kegiatan ini segala bentuk arahan dan masukan agar dapat mengembangkan Dit Samapta Polda Kalsel menjadi lebih baik,” sambungnya.
Kemudian ia juga berharap, agar pihaknya di tahun ini dapat mewujudkan Dit Samapta Polda Kalsel dalam mendapatkan predikat ZI Menuju WBK dan WBBM.
Khususnya dalam memberikan pelayanan publik dan penegakkan hukum dapat dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat secara lebih transparan, lebih maju, dan bebas dari KKN.
Sementara itu Ketua Tim AKBP Kus Sriwahyuni, menilai pembangunan Zona Integritas memiliki dua elemen penting, yakni komitmen menciptakan institusi bersih dan bebas korupsi serta kepuasan masyarakat melalui pelayanan publik yang bersih dan berkualitas.
Selain menilai, pihaknya juga akan melakukan pendampingan asistensi pencanangan Zona Integritas, hal tersebut menurutnya penting guna mempersiapkan SDM, sarana dan prasana termasuk kualitas pelayanan publik.
Sehingga Direktorat Samapta Polda Kalsel dinyatakan benar-benar siap dan mampu sebelum Tim Asesor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberikan penilaian.
“Tugas kami, memastikan rekan-rekan di Dit Samapta Polda Kalsel agar benar-benar siap sebelum dikunjungi langsung oleh Tim Asesor Kemenpan RB,” katanya.
AKBP Kus Sriwahyuni, menjelaskan hal yang terpenting dalam pembangunan Zona Integritas adalah komitmen dan keberlanjutan program, sehingga pembangunan Zona Integritas di Dit Samapta Polda Kalsel terus berlanjut dan masyarakat benar-benar mempercayai kredibelitas institusi tersebut.