Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Warga Bangkalaan Dayak Menggelar Aruh Adat Pemujaan Goa Temuluang, Bupati Sayed Jafar Sampaikan Ini,,,
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Warga Bangkalaan Dayak Menggelar Aruh Adat Pemujaan Goa Temuluang, Bupati Sayed Jafar Sampaikan Ini,,,

Daeng Paleppi Orogen
Daeng Paleppi Orogen 9 Januari 2023, 12.23
Share
IMG 20230108 WA0021
Sebelum proses penyembelihan, kerbau. Diketahui acara aruh adat pemujaan Gua Temuluang ini dirayakan beragam oleh warga setempat yaitu, ada dua hari dengan pemotongan ayam, empat hari dengan pemotongan kambing, dan enam hari pemotongan kerbau. (Ist)
SHARE

TERAS7.COM – Aruh adat Pemujaan Goa Temuluang ungkap Sayed Jafar bukan hanya pelestarian adat budaya saja, namun juga sebagai daya tarik pariwisata khususnya di Desa Bangkalaan Dayak.

Ini disampaikan oleh Bupati Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan H.Sayer Jafar saat menghadiri acara aruh adat Pemujaan Gua Temuluang warga Bangkalaan Dayak Kecamatan Kelumpang Hulu, Kotabaru pada hari Minggu (08/01/23).

Sudah menjadi agenda tahunan warga Bangkalaan Dayak Kecamatan Kelumpang Hulu Kotabaru mengadakan acara aruh adat pemujaan Gua Temuluang sebagai bentuk rasa syukur masyarakat setempat atas hasil panen sarang burung walet.

Sekedar diketahui acara aruh adat pemujaan Gua Temuluang ini dirayakan beragam oleh warga setempat yaitu, ada dua hari dengan pemotongan ayam, empat hari dengan pemotongan kambing, dan enam hari pemotongan kerbau.

Nampak pada acara aruh adat pemujaan Gua Temuluang  tahun ini dihadiri Bupati Kotabaru H Sayed Jafar didampingi Ketua PKK Kotabaru Hj Fatma Idiana, dan Kepala SKPD, sekaligus melakukan pemotongan kerbau di halaman balai adat Bangkalan Dayak dan sekaligus juga memberikan bantuan 20 juta rupiah.

Baca juga :

GOW Kotabaru dan Persit Kodim 1004 Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan

Pasar Murah Digelar di Siring Laut Kotabaru, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Lebaran

Sat Polairud Polres Kotabaru Bagikan Sembako kepada Nelayan di Perairan Selat Laut

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, pemerintah daerah sangat mendukung dengan adanya acara aruh adat pemujaan Goa Temuluang Desa Bangkalan Dayak ini, karena masyarakat setempat serius melestarikan adat istiadat peninggalan leluhur yang merupakan kekayaan budaya kita yang tidak dimiliki oleh daerah lain.

Selain itu lanjut bupati, aruh adat pemujaan Gua Temuluang juga sebagai daya tarik pariwisata Kotabaru khususnya Desa Bangkalaan Dayak, sehingga bisa menambah jumlah wisatawan datang ke Kotabaru. Jadi, kedepannya harus dibenahi dan dikemas agar lebih menarik lagi.

IMG 20230108 WA0031
Sayed Jafar memberikan bantuan 20 juta rupiah (foto. Kominfo)

“Bukan hanya pelestarian adat budaya saja, namun juga sebagai daya tarik pariwisata khususnya di Desa Bangkalaan Dayak ini,” urainya Bupati.

Ia, pun, berharap, partisipasi dan dukungan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga adat dayak dalam melestarikan adat istiadat budaya yang telah diwariskan kepada kita.

Atas nama pemerintah daerah, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengucapkan terimakasih kepada lembaga adat Bangkalaan Dayak yang sudah melestarikan kebudayaan dan adat istiadat masyarakat dayak sehingga dapat terus eksis.

“Untuk itu, mari ! bersama-sama Pemkab Kotabaru mendukung pembangunan daerah, khususnya pemberdayaan, pelestarian, dan pengembangan adat dayak di Kotabaru,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23

You Might Also Like

GOW Kotabaru dan Persit Kodim 1004 Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan

Pasar Murah Digelar di Siring Laut Kotabaru, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Lebaran

Sat Polairud Polres Kotabaru Bagikan Sembako kepada Nelayan di Perairan Selat Laut

17 Warga Kotabaru Ikuti Pelatihan Rehabilitasi Sosial, Dinsos Dorong Kemandirian Anak dan Disabilitas

Kantor Baru Kejari Kotabaru Diresmikan, Bupati Sebut Simbol Penguatan Penegakan Hukum

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?