TERAS7.COM – Meningkatkan kewaspadaan terjadinya Karhutla, BPBD Kabupaten Balangan bekerjasama dengan Manggala Agni dan TNI Polri mempersiapkan diri mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah kabupaten Balangan dengan menggelar apel kesiapan bencana Karhutla, Senin (09/08) pagi.
Menjaga stabilitas keamanan dan ekosistem lingkungan, Polri turut aktif melakukan pencegahan terjadinya kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui himbauan dan patroli yang dilakukan rutin setiap hari oleh personel Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Manggala Agni.
Personil yang tergabung dalam apel kesiapan tersebut langsung melakukan patroli pengecekan hotspot di Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Kalsel.
Kepala BPBD Kabupaten Balangan, Alive Yoesfah Love menerangkan, BPBD Balangan sudah melakukan persiapan menjelang siaga Karhutla. Termasuk melakukan monitoring bersama Manggala Agni, TNI dan Polri perihal lokasi kebakaran lahan.
Jelang siaga Karhutla pula, pihaknya pun menyiapkan secara maksimal perihal sarana dan prasarana untuk penanganan Karhutla tersebut.
“Tahun ini semua sarana dan prasarana disiapkan sedemikian rupa. Adapun jumlahnya masih seperti tahun sebelumnya, dalam artian tidak ada penambahan,” Terang Alive.
Selain itu, beberapa wilayah rawan Karhutla juga menjadi perhatian. Di antaranya Kecamatan Lampihong, Batumandi, Awayan dan Halong serta Juai.
Khusus pada kawasan tambang, yakni sebagian Kecamatan Halong dan Juai akan ditangani oleh pihak perusahaan, apabila ditemukan titik hotspot pada kawasan tersebut
Kabag Ops Polres Balangan AKP Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., yang hadir dalam apel tersebut menerangkan, apel ini merupakan bentuk kesiapan personel dalam penanganan Karhutla di kabupaten Balangan.
“Ada hampir 100 personel dilibatkan dalam kegiatan pengecekan hotspot kali ini, dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni dan BPK Bersama – sama ke lokasi untuk memadamkan hotspot,” ungkapnya.
Peralatan pemadam kebakaran berupa mobil pemadam maupun alat pemadam portable disiapkan untuk proses pemadaman hotspot.
“Mobil pemadam dikerahkan sebanyak 9 unit dan 10 unit pemadam portable disiapkan untuk mendukung pemadaman,” jelasnya.