TERAS7.COM – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banjar Tahun 2022 di Aula Disbudporapar Banjar pada Selasa (8/3/2022).
Seleksi yang berlangsung tiga hari dari 8 – 10 Maret mendatang akan memilih 21 orang anggota Paskibraka Kabupaten Banjar dan 6 orang anggota akan dikirim mewakili ke seleksi Paskibraka tingkat provinsi dan nasional, serta 6 orang anggota cadangan.
Kegiatan seleksi yang dibuka diikuti sebanyak 223 siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang ada di Kabupaten Banjar oleh Kepala Disbudporapar Banjar Haris Rifani
Kabid Kepemudaan Noor Syawli Syahri mengungkapkan dalam seleksi tahun ini diikuti 101 siswa putra dan 122 siswa putri dari total 26 SMA/SMA/MA.
“Mereka akan diseleksi oleh tim terdiri dari unsur Kodim 1006/Banjar, Polres Banjar, Dinkes Banjar, serta dibantu oleh para senior dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Banjar,” ujarnya.
Sementara Kepala Disbudporapar Banjar Haris Rifani mengucapkan selamat kepada para siswa-siswi yang menjadi utusan dari sekolahnya untuk menjadi peserta seleksi calon Paskibraka tingkat Kabupaten Banjar tahun 2022 yang nantinya akan dikirim mewakili Kabupaten Banjar ke seleksi tingkat provinsi dan nasional.

”Melalui seleksi ini calon peserta Paskibraka mampu menjadi pengibar bendera sang saka merah putih terbaik, ketika ditugaskan di provinsi Kalimantan Selatan bahkan ke tingkat nasional, mampu tampil enerjik, lebih unggul dari kabupaten dan provinsi lainnya,” harapnya.
Haris Rifani mengatakan semuanya tentu harus diperjuangkan sejak dini, karena selain memerlukan pengorbanan, juga memerlukan niat, tekad, semangat dan kerja keras yang kuat serta keuletan dan ketekunan dari diri pribadi masing-masing.
Haris juga berpesan kepada tim seleksi, agar betul-betul selektif dan adil dalam penyeleksian calon peserta, sehingga nantinya yang terpilih menjadi wakil di tingkat provinsi dan sekaligus mewakili Kabupaten Banjar pada tingkat nasional dapat mengharumkan nama Kabupaten Banjar.
”Mampu memberikan pengaruh positif baik di lingkungan tempat tinggal masing-masing maupun dalam pergaulan di masyarakat,” pungkas Haris.