Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: 7 Kapal Nelayan Vietnam di Tangkap !!!
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

7 Kapal Nelayan Vietnam di Tangkap !!!

Tim Redaksi
Tim Redaksi 22 Juni 2021, 18.46
Share
PENENGGELAMAN NATUNA 5
Pemerintah Republik Indonesia konsisten menyampaikan pesan tegas kepada para pelaku illegal fishing di laut Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kejaksaaan Republik Indonesia melaksanakan penenggelaman 10 kapal illegal fishing di perairan Laut Natuna Utara
SHARE

Bukan hanya keberadaan kapal ikan Vietnam, pemerintah juga saat ini terbebani dengan sekitar 500 nelayan Vietnam dengan status bermacam-macam yang ditahan di rutan maupun pangkalan AL di Ranai, Natuna, dan di beberapa tempat lainnya. 

“Rutan yang makin penuh, keterbatasan anggaran lauk pauk buat tahanan, menyebabkan kelonggaran penjagaan terhadap para ABK. Beberapa di antara mereka telah berbaur dengan warga dan ada yang menjadi pengemis di Natuna,” kata Abdi.

Pejabat KKP dan imigrasi bulan lalu mengatakan lebih dari 500 nelayan Vietnam terdampar di Indonesia dan belum dipulangkan oleh pemerintah negara asalnya sejak dimulainya pandemi COVID-19.

Mereka mengatakan pandemi membuat Vietnam menunda memulangkan mereka karena negara menutup perbatasan demi mencegah penyebaran COVID-19.

deportasi 34 AKA 1
34 orang awak kapal berkewarganegaraan Vietnam yang telah selesai menjalani proses penegakan hukum diserahkan kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung pinang dan Kantor Rudenim Pusat Tanjung Pinang

Sementara semua awak kapal penangkap ikan yang disita itu ditahan, hanya kapten dan pemimpin kapal yang didakwa, demikian menurut pejabat Indonesia. Pada pertengahan Desember 2020, pihak berwenang Indonesia mengatakan 225 nelayan telah ditahan tahun itu – tetapi 199 di antaranya diizinkan untuk kembali ke Vietnam kapan saja.

Baca juga :

Hadiri Kampanye Haji Fani – Habib Taufan, Ratusan Warga Takulat: Coblos Nomor 3!

Haji Fani – Habib Taufan Kampanye di Warukin, Warga Sampaikan Dukungan

Razia Blok Hunian di Lapas Perempuan Martapura, Kalapas: Tidak Ditemukan Narkoba dan Barang Terlarang

Sebelum pandemi, para nelayan dipulangkan dengan pesawat udara dalam beberapa bulan setelah ditahan, kata Ahmad Nursaleh, juru bicara Direktorat Jenderal Imigrasi.

Karena jumlah yang ditahan dan kurangnya penerbangan antar negara, pejabat Indonesia mengharapkan pemerintah Vietnam mengirim kapal untuk menjemput mereka.

Vietnam, negara yang memiliki kapal-kapal yang disita itu, bertanggung jawab atas repatriasi,

Pada Desember 2020, tahanan di Tanjung Pinang mengirim video mereka ke Radio Free Asia (RFA), media yang terafiliasi dengan BenarNews, memperlihatkan kondisi kehidupan mereka yang buruk, termasuk mendapatkan makanan basi. Namun hal itu dibantah pejabat terkait di Indonesia, yang mengatakan mereka diberikan makan yang cukup baik.

Seorang tahanan yang meminta untuk diidentifikasi sebagai Mr. Bien mengatakan bahwa sejumlah pejabat Vietnam telah mengunjungi pusat penahanan itu sebelum Tahun Baru Imlek (Tet) pada Februari 2021) untuk mengumpulkan informasi setelah publikasi video tersebut.

“Sebelum Tet, staf Kedutaan Besar Vietnam datang untuk mewawancarai kami secara langsung. Saya memang meminta mereka untuk membantu kami semua agar kami segera dipulangkan dan bersatu kembali dengan keluarga kami,” katanya kepada RFA.

“Staf Kedutaan mengatakan mereka akan berusaha untuk memfasilitasi secepat mungkin, tetapi sejauh ini, kami belum melihat kemajuan apa pun.”

sumber berita : benarnews.org foto : kkp.go.id

Previous Page123
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Hadiri Kampanye Haji Fani – Habib Taufan, Ratusan Warga Takulat: Coblos Nomor 3!

Haji Fani – Habib Taufan Kampanye di Warukin, Warga Sampaikan Dukungan

Razia Blok Hunian di Lapas Perempuan Martapura, Kalapas: Tidak Ditemukan Narkoba dan Barang Terlarang

Haji Fani – Habib Taufan Tampil Apik di Debat Perdana Pilkada Tabalong

Haji Fani – Habib Taufan Akan Serap Tenaga Kerja dari Kelompok Disabilitas

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?