TERAS7.COM – Tingginya curah hujan yang mengguyur di Kabupaten Tabalong sejak tadi malam, membuat sejumlah kawasan pemukiman warga wilayah perkotaan terendam banjir. Salah satunya terjadi di Kecamatan Murung Pudak.
Dari data yang dihimpun petugas Bhabinkamtibmas Polsek Murung Pudak Polres Tabalong, Kamis, (26/5/2022), terdapat 7 titik lokasi yang terdampak banjir.
Lokasi pertama, di Komplek Anugrah Regency 2 Kelurahan Belimbing Raya. Air menggenangi jalan lingkungan dan sempat merendam 30 buah rumah warga.
Untuk saat ini, air sudah mengalami penurunan, hanya menggenangi jalan perumahan dan rumah warga tidak ada yang terendam.
Kedua, di Komplek Citra Persada Indah (CPI) RT. 014 Kel. Mabuun. Air juga sudah menggenangi jalan lingkungan komplek dan merendam 84 buah dari 272 buah yang terdampak, dengan ketinggian air 10 sampai 80 centimeter. Pantauan akhir pukul 16.20 Wita, luapan air juga mengalami penurunan.
Ketiga, di Komplek Swadarma Lestari Kelurahan Mabuun. Kondisi luapan air juga telah menggenangi jalan lingkungan komplek dan telah merendam rumah warga kurang lebih 20 buah, dengan ketinggian air 15 sampai 30 centimeter. Saat ini, kondisi air juga mengalami penurunan.
Keempat, di Komplek Bumi Tabalong Damai (BTD) Kelurahan Mabuun. Air juga telah merendam sekitar 25 rumah warga dengan ketinggian 15 sampai 50 centimeter dan kondisi air saat ini mulai surut.
Kemudian kelima, di Komplek Pondok Karet Permai, Jalan AMD Maluyung RT.16 Kelurahan Mabuun. Luapan air sudah menggenangi jalan lingkungan komplek, jembatan maluyung dan merendam rumah warga dengan ketinggian air 15 sampai 80 centimeter, diatas lutut orang dewasa.
Untuk rumah yang terendam, saat ini kurang lebih 50 buah rumah. Pantauan kondisi air pukul 16.20 Wita, masih mengalami kenaikan, akibat kiriman dari daerah hulu wilayah Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.
Selanjutnya keenam, di Komplek Mahligai RT. 13 Kelurahan Mabuun juga terkena luapan air sungai yang menggenagi jalan perumahan dan merendam rumah warga, dengan ketinggian air 20 sampai 50 centimeter.
Sedangkan untuk rumah yang terendam saat ini sebanyak 10 buah rumah dan terpantau kondisi air telah mengalami penurunan.
Terakhir, di Jalan Pertamina RT. 07 Kelurahan Mabuun. Air juga sempat menggenagi akses jalan perumahan dan merendam rumah warga dengan ketinggian Air kurang lebih 15 sampai 35 centimeter.
Dan 7 buah rumah tendam banjir, akibat luapan air sungai.Terpantau sore ini, kondisi air juga telah mengalami penurunan.
Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, dalam ini melalui Kasubsi Penmas Sihumas, Aipda Irawan Yudha Pratama, mengatakan, hasil dari pantauan langsung di lokasi banjir dan data dari petugas Bhabinkamtibmas Polsek Murung Pudak, wilayah perkotaan di Kecamatan Murung Pudak ada 7 titik lokasi yang terdampak bencana banjir.
“Bencana banjir akibat tingginya curah hutan di Tabalong meningkat, sehingga luapan air dari anak sungai Tabalong meluap,” katanya.
Dari 7 titik lokasi banjir tersebut, tambahnya, luapan air sudah berlangsung surut, namun luapan air anak sungai masih mengalami peningkatan di lokasi Komplek Pondok Karet Permai, Jalan AMD Maluyung RT. 16 Kelurahan Mabuun.
“Petugas Bhabinkamtibmas Polsek Murung Pudak masih berada di lokasi bersama BPBD Kabupaten Tabalong serta UPBS Tabalong untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir,” ujarnya.
Polres Tabalong menghimbau kepada warga untuk menjaga anak anaknya untuk tidak bermain di pinggiran aliran sungai.
Selain itu juga, pihaknya juga mengingatkan warga untuk mematikan jaringan arus listrik dan peralatan elektronik, guna menghindari konsleting listrik dan menghindarai terjadinya tersetrum aliran lstrik.
“Serta mengawasi barang berharga, surat-surat dan barang berharga lainnya, guna mencegah terjadinya kejahatan pencurian,” tukasnya.