TERAS7.COM – Halaman Kantor Bupati Barito Kuala (Batola), Sabtu (25/01/2025), dipenuhi massa. Ada apa gerangan? Pagi itu digelar Kompetisi Senam se-Kalsel dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-65 Kabupaten Batola.
Lomba yang diselenggarakan atas kerjasama panitia Harjad Kabupaten Batola, KORMI Batola, PORSI Kalsel, ASPI, FOKBI, ASIAFI, dan ULD ini diikuti 760 peserta dengan mempertandingkan 9 kategori yakni senam bersama, AC, Areo Kids, pelajar, pemula murni Batola, pemula murni umum, pemula mahir, mantan juara dan instruktur, serta dangdut aerobik.
Lomba yang dibuka Ketua KORMI Batola, Akhmad Wahyuni SSos MSi, ini menyediakan total hadiah Rp11 juta serta puluhan doorprize berbagai elektronik dan peralatan rumah tangga.
Pembukaan Kompetisi Senam se-Kalsel ini diawali penampilan line dance dari The Universal Line Dance pimpinan Sri Mulyawati dengan pelatih Bertha dan Yani Ming, penampilan cheerleader dari APSI pimpinan Joleha dengan pelatih Oca dan Yani Ming, penampilan poco poco dari FOKBI Batola pimpinan Andi Nor Yulianti SPd dengan pelatih Bertha dan Yani Ming, serta senam jantung sehat dari YJI pimpinan Hendri Dyah Estiningrum SH MH.
Ketua KORMI Batola, Akhmad Wahyuni S.Sos MSi menyatakan, sangat menyambut baik atas digelarnya Kompetisi Senam dalam rangkaian menyemarakan peringatan Harjad ke-65 Kabupaten Barito Kuala tahun 2025 ini.
Ketua KORMI yang juga menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batola mengutarakan, Kompetisi Senam ini merupakan yang pertamakalinya digelar di Marabahan, ibukota Kabupaten Batola. Kendati pada tahun 2024 kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan di Handil Bhakti, Kecamatan Alalak.
Menyaksikan tingginya animo peserta, pria yang akrap disapa Pak Wawah, itu pun menawarkan untuk menjadikan kegiatan semacam ini sebagai kalender tahunan yang langsung mendapat tanggapan antusias peserta.
Akhmad Wahyuni juga mengutarakan, lomba ini selain dalam rangkaian menyemarakan HUT ke-65 Barito Kuala juga untuk mempersiapkan pelaksanaan FORDA (Festival Olahraga Masyarakat Daerah) Kalsel yang kemungkinan dilaksanakan di Banjarmasin setelah Ramadhan 1446 H atau sekitar April 2025 sekaligus menghadapi Fornas (Festival Olahraga masyarakat nasional) VIII KORMI tahun 2025 yang kemungkinan dilaksanakan di NTB.
“Jadi rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat berguna untuk menggali bibit-bibit yang memiliki potensi guna dilakukan pembinaan,” papar Akhmad Wahyuni.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Bertha mengatakan, kompetisi senam ini dilaksanakan dengan harapan agar masyarakat, khususnya masyarakat Batola, lebih mencintai olahraga dalam upaya menciptakan kesehatan masyarakat sekaligus memberi kesempatan untuk meraih prestasi.
Karenanya, dalam memasyarakatkan olahraga dan mengolahkan masyarakat, dia mengharapkan dukungan berbagai pihak terutama pemerintah daerah dan KORMI dalam upaya menjadikan kegiatan ini secara rutin bagi masyarakat.