TERAS7.COM – PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sekitar tambang untuk berperan aktif dalam kemajuan peradaban, peningkatan kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik.
Meskipun belum melakukan operasi produksi, proyek yang saat ini yang dilakukan PT Pelsart masih dalam tahap eksplorasi dan konstruksi pertambangan.
Meski demikian, PT Pelsart selaku perusahaan bergerak sektor tambang yang beroperasi di Sungai Durian, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru ini sudah banyak membantu masyarakat, baik di sekitar wilayah operasi maupun di luar tambang.
Salah satu bantuan itu yakni melalui pembentukan kelompok-kelompok tani. Bahkan, ada beberapa kelompok tani (poktan) binaan PT Pelsart yang telah berhasil.
Contohnya, lewat poktan binaan PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) berhasil panen ratusan telur bebek dan puluhan kilogram cabai dan juga buah.
Poktan binaan PT Pelsart juga memperoleh bantuan dana pada tahap awal, pelatihan, pembinaan hingga pemasaran hasil pertanian, peternakan terus mendapat perhatian perusahaan.
Salah satunya, Kelompok Tani (Poktan) Maju Bersama di Desa Batuah, Kecamatan Pamukan Barat, Kotabaru. Poktan ini sudah berhasil memetik hasil yang mereka tanam.
Panen dua jenis cabai itu yakni cabai tiung dan kriting dan mulai membuka lahan cabai baru hasil keuntungan dari modal awal yang mereka kumpulkan.
Selain itu, kelompok tani bebek petelur binaan PT Pelsart, Berkah Manunggul sudah berhasil menetaskan telur bebek sendiri pakai mesin penetas. Kelompok bebek petelur ini bisa menghasilkan hingga 130 butir telur setiap hari, dengan harga jual 3000 rupiah per butir, per krat 90 ribu rupiah.
Manajemen PT Pelsart melalui Manajer CSR Septamto L Inkiriwang mengatakan, pengembangan SDM masyarakat sekitar merupakan komitmen perusahaan untuk berperan aktif dalam kemajuan peradaban, peningkatan kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik lewat program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Sekolah Lapangan Pertanian.
“Karena selain melakukan pendampingan teknis, kami juga melakukan pendampingan manajemen dan pemasarannya. Sejauh ini mereka sudah bisa dikatakan berhasil, dengan biaya swadaya hasil kelompok mereka bisa investasi baru dan ini membanggakan,” ungkapnya.
Septamto mengungkapkan, bahwa perusahaan telah membina beberapa kelompok tani di sekitar lingkar tambang yang terdiri dari petani cabai, buah, pembuatan kusen, bebek petelur dan budidaya ikan air tawar dua kolam, ikan nila dan patin.
Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lingkar tambang,
“Dengan adanya program CSR ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka. Kami juga berharap akan ada kelompok tani berikutnya yang secara berkesinambungan semangatnya, supaya bisa menularkan, memberi motivasi kepada warga-warga lain untuk minat memanfaatkan lahan yang ada,” pesan Septamto.
“Inilah sebenarnya kerja-kerja PT Pelsart, membantu masyarakat terutama yang belum berdaya untuk menjadi berdaya, mampu mandiri, mampu berkelanjutan, tidak hanya pada saat kami di sini, tapi nanti mampu menjadi andalan bagi kehidupan mereka selanjutnya untuk hidup lebih baik, lebih bahagia, mudah-mudahan kita bisa berperan secara maksimal,” harapnya.
Rumansyah, selaku Ketua Kelompok Tani Maju Bersama, Desa Batuah kepada teras7.com mengatakan, bahwa dari luas lahan setengah hektar bisa tumbuh dan memetik hasil panen dari 9000 pohon cabai.
Ditambahkan Rumansyah, keterlibatan perusahaan yang hampir setiap hari datang ke kebun memberikan pembinaan menambah semangat mereka.
“Alhamdulillah modal awal yang digelontorkan perusahaan sudah bisa dirasakan hasilnya. Dari modal awal kita sisihkan, kita putar, kita gulirkan lagi ke tempat baru,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Batuah, Lukman mengatakan, jika dirinya mengapresiasi program CSR PT Pelsart yang telah memberdayakan warga sekitar tambang tersebut.
“Sangat positif, dengan adanya CSR PT Pelsart di Desa Batuah melalui pembentukan kelompok tani menguntungkan dan sangat baik kepada masyarakat, terutama di bidang pertanian,” ucapnya.
Ia pun berharap, ada program lain dari CSR perusahaan sebagai penopang ekonomi masyarakat dan bisa bekerja sama dengan kelompok tani melalui BUMDes.