Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Barito Kuala Gelar Deklarasi Anti Narkoba Masyarakat Pesisir
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Barito Kuala Gelar Deklarasi Anti Narkoba Masyarakat Pesisir

Teras 7 Official
Teras 7 Official 25 Juni 2024, 12.55
Share
IMG 20240625 WA0001
Deklarasi Anti Narkoba Masyarakat Pesisir dan Perbatasan Negara Indonesia di Wilayah Kabupaten Barito Kuala. (Foto : Diskominfo Batola)
SHARE

TERAS7.COM – Sekretaris Daerah Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc, Bersama perwakilan Kepala SKPD, Ketua DPRD Barito Kuala, Forkopimda, Kepala BNNK, Agen Pemulihan Desa, Kepala Desa, Lurah, serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat hadir bersama dalam Deklarasi Anti Narkoba Masyarakat Pesisir dan Perbatasan Negara Indonesia di Wilayah Kabupaten Barito Kuala.

Agenda tersebut dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional secara daring bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI beserta seluruh Provinsi di pelabuhan seberang kediaman Bupati pada, Senin (24/06).

Mewakili Pj. Bupati Barito Kuala Mujiyat, S.Sn., M.Pd, Sekda Zulkipli sampaikan sambutan tertulisnya.

“Terima kasih kepada BNN Kabupaten Barito Kuala atas terselenggaranya kegiatan Deklarasi ini, yang merupakan bentuk perhatian kita semua melalui sinergi dan kolaborasi melakukan perlawanan terhadap kejahatan luar biasa yang masih menjadi tantangan negara-negara di dunia termasuk Indonesia,” pesannya.

Dalam sambutan tertulisnya, Mujiyat sebutkan jumlah pengguna Narkoba yang terus meningkat menimbulkan banyak kerugian. Mencakup kerugian akibat belanja Narkoba, pengobatan, biaya rehabilitasi dan yang lebih mengkhawatirkan sudah merengkuh berbagai lapisan masyarakat. Semuanya harus dihentikan, dilawan dan tegaskan perang melawan Narkoba di Indonesia.

Baca juga :

KONI Batola Gelar Rapat Persiapan Musorkab

6 Tahun Belum Tertangani, Pendangkalan Sungai di Batola Jadi Sorotan DPRD Kalsel

BNNK Batola Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di SDN Tamba Jaya

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Selatan Wisnu Andayana, S.S.T., M.K. juga sampaikan kejahatan narkotika merupakan salah satu jenis kejahatan extraordinary crime, yang merupakan kejahatan terorganisir lintas negara. Menjadi ancaman serius karena dapat merusak sendi – sendi kehidupan bangsa.

“BNN sebagai leading sector dalam penanganan masalah narkotika mengajak seluruh komponen bangsa untuk turut serta dalam penanggulangan tersebut dengan Empat strategi komprehensif yang meliputi soft power approach, hard power approach, smart power approach, dan cooperation. Baik lingkup domestik, nasional, maupun internasional diharapkan secara efektif mengurangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika dari berbagai aspek,” sebut Wisnu Andayana.

Wisnu Andayana soroti letak geografis indonesia yang strategis dan sebagai negara kepulauan memiliki wilayah pesisir dan perbatasan yang rentan dan rawan menjadi jalur masuknya peredaran gelap narkoba. Hal ini menjadikan wilayah-wilayah tersebut ujarnya sebagai jalur masuk yang potensial bagi para bandar Narkoba. “Maka diperlukan ketahanan yang kuat dari masyarakat di wilayah-wilayah pesisir pantai, penyangga kota, hingga yang berbatasan langsung dengan negara lain,” pungkasnya.

Selanjutnya, Ia menerangkan BNN menjadikan wilayah pesisir dan perbatasan di Indonesia sebagai garda terdepan yang memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.

“BNN mengajak masyarakat khususnya di pesisir dan perbatasan untuk menyatakan dukungan dalam upaya P4GN pada kegiatan ini, Semuanya menjadi fakta hukum bahwa daerah kita provinsi Kalimantan Selatan rawan terhadap kejahatan Narkoba,” tutupnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

KONI Batola Gelar Rapat Persiapan Musorkab

6 Tahun Belum Tertangani, Pendangkalan Sungai di Batola Jadi Sorotan DPRD Kalsel

BNNK Batola Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di SDN Tamba Jaya

5 Peserta Terbaik di MTQN ke-37 Kalsel Dapat Hadiah Umrah

MTQ ke-37 Kalsel Resmi Berakhir, Banjarmasin Juara Umum, Batola Tempati Peringkat 3

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?