TERAS7.COM – Kabupaten Tanah Bumbu berhasil meraih juara pertama dalam kategori Pelayanan Sejuta Akseptor (PSA) untuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) tingkat Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan. Pencapaian ini mengungguli Kabupaten HSS di posisi kedua dan Kabupaten Banjar di tempat ketiga.
Pada kategori capaian PSA berdasarkan target total pelayanan, Kabupaten Tanah Bumbu menduduki urutan ketiga, di bawah Kabupaten Banjar yang meraih juara kedua, sementara posisi pertama di tempati oleh Kabupaten HSS.
Atas prestasi tersebut, Bupati Tanah Bumbu, Abah Zairullah Azhar, menerima penghargaan dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Sekdaprov Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, pada Senin (22/07/2024) di Grand Qin Hotel Banjarbaru. Acara ini dihadiri oleh sejumlah Bupati dan pejabat Bupati se-Kalimantan Selatan serta undangan lainnya.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional ke-31 yang mengadakan pelayanan KB serentak sejuta akseptor pada 4 Juni 2024 di seluruh Kabupaten/Kota.
Prestasi ini bukan hanya mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan reproduksi, tetapi juga menunjukkan ketahanan dan keberhasilan program-program pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga.
Penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan ini merupakan simbol dari pengakuan atas kerja keras dan pencapaian Kabupaten Tanah Bumbu. Hal ini tidak hanya meningkatkan motivasi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi kesehatan reproduksi yang efektif di tingkat provinsi bahkan nasional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tanah Bumbu, Erli Susanti, menyatakan rasa syukur atas penghargaan yang diterima oleh Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar.
Erli menjelaskan bahwa capaian PSA berdasarkan target MKJP mencapai 465 dari target 357, atau 130,25 persen. Sedangkan capaian PSA berdasarkan KB mencapai 3.738 dari target 2.381, atau 158,88 persen.
“Dampak dari penghargaan ini sangatlah luas, tidak hanya mempertegas kabupaten ini sebagai pelopor dalam pelayanan kesehatan kontrasepsi,” ungkapnya.
Manfaat jangka panjang dari penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
Lebih jauh, ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, mengurangi angka kelahiran, dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tanah Bumbu.