TERAS7.COM – DPRD Kota Banjarbaru menggelar rapat paripurna penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2025, pada Senin (15/07/2024).
Rapat itu dipimpin Ketua DPRD Banjarbaru, Fadliansyah Akbar dan turut dihadiri Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.
Dalam kesempatannya, Ketua DPRD Banjarbaru, Fadliansyah Akbar menjelaskan, KUA PPAS rencana tahap awal sama seperti tahun sebelumnya. Asumsinya, PAD sekitar Rp320 miliar, sedangkan belanja modal sekitar Rp1 triliun.
Fadli juga menyoroti program prioritas Pemko Banjarbaru. Seperti mitigasi banjir dan penanganan stunting.
“Setelah pembahasan ini, kami akan bersepakat anggaran prioritas untuk SKPD itu berapa,” katanya.
Adapun SKPD yang masuk dalam tiga besar pengalokasian anggaran di antaranya Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
“Dinas PUPR hampir 30 persen alokasi anggaran, Dinas Pendidikan 20 persen dan Dinas Kesehatan 10 persen,” rincinya.
Fadli tegas, jika anggaran yang diajukan tidak diperuntukkan untuk masyarakat, pihaknya tidak segan-segan mencoret anggaran.
“Kami susun anggaran ke SKPD yang memang anggarannya sedikit, tapi perlu bantuan. Seperti DP3APMP2KB untuk penurunan stunting, atau dinas pertanian untuk peningkatan produksi pangan,” paparnya.
Ia menyebut, anggaran yang kurang berpihak ke masyarakat, akan dialihkan ke SKPD yang membutuhkan. “Ini opsi kami,” tekannya.
Fadli berpesan, dalam rancangan APBD tahun 2025, program yang belum terselesaikan di 2024 bisa rampung di tahun anggaran (TA) 2025 mendatang.
Bahkan ia menargetkan pembahasan KUA PPAS TA 2025 selesai sebelum habis masa jabatan anggota DPRD 2019-2024. “Dan bisa kita sahkan sebagai Perda KUA PPAS 2025 ini,” ujarnya.
Ia turut berharap, dalam pembahasan KUA PPAS TA 2025, pendapatan asli daerah bisa meningkat.
“Yang semula target Rp320 miliar, bisa ditingkatkan jadi Rp 350 miliar sampai Rp400 miliar. Sehingga menopang kegiatan belanja daerah,” tutupnya.