TERAS7.COM – Terpilih sebagai anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk periode 2024-2029, Abu Suwandi dikenal sebagai figur yang memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan.
Dengan latar belakang hukum dan pengalaman sebagai Ketua Kadin, dia membawa perspektif baru yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.
Dalam upayanya, kata-kata dan tindakannya mencerminkan komitmen serta dedikasi kepada warga di daerah pemilihan (Dapil) 2. Pada tahun 2025, ia berencana untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui program bantuan sosial.
Abu akrab ia disapa, tidak hanya terbatas pada satu kelompok masyarakat, tetapi mencakup semua aspek kehidupan masyarakat di Dapil 2, terutama nelayan. Secara khusus, dia menyoroti kebutuhan mendesak nelayan tradisional yang masih bergantung pada alat tangkap seadanya.
Program kesejahteraan ini bertujuan untuk memberikan akses pada alat tangkap yang lebih baik, sehingga pendapatan mereka dapat meningkat. Ia percaya bahwa dengan meningkatkan kualitas alat tangkap, produktivitas dan kesejahteraan nelayan dapat terangkat. Hal ini penting mengingat mayoritas populasi Dapil 2 adalah nelayan yang sangat memerlukan dukungan.
Abu Suwandi menyampaikan pentingnya pengadaan alat tangkap dalam program kerja berikutnya. Ia berkomitmen untuk menggulirkan bantuan sosial (bansos) berupa alat tangkap kepada para nelayan yang tergolong tradisional.
Tidak hanya nelayan, Abu juga memiliki perhatian besar terhadap kesejahteraan petani di kawasan Dapil 2. Ia memahami bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir harus mencakup semua aspek, termasuk pertanian.
“Saya akan selalu memperhatikan masyarakat menengah kebawah khususnya yang berada di wilayah pemilihan saya Dapil 2,” kata Abu Suwandi kepada teras7.com, Jum’at (27/09/2024).
Abu mencatat pentingnya pendekatan berbasis masyarakat untuk menemukan solusi yang efektif. Ia berkomitmen untuk terus mendengarkan suara masyarakat demi mencapai tujuan bersama.
Komitmen Abu Suwandi terhadap masyarakat menengah ke bawah terpatri dalam setiap kebijakan yang ia usulkan. Ia bertekad untuk menjadi wakil rakyat yang tidak hanya memperjuangkan kepentingan elit, tetapi juga mendengarkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang rentan.