TERAS7.COM – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Balangan, yang berada di bawah naungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (DKUKMTK), kembali menyelenggarakan program pelatihan berbasis kompetensi tahap II untuk masyarakat.
Program dari pelatihan ini dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kemampuan kerja, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya di Kabupaten Balangan. Pelatihan mencakup berbagai bidang keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Pembukaan pelatihan yang berlangsung di Aula BLK Balangan, Desa Mampari, Kecamatan Batumandi ini ditandai dengan pengalungan kartu pengenal dan penyerahan kelengkapan pelatihan kepada peserta oleh Plt. Kepala DKUKMTK Kabupaten Balangan, Abdurrahman Arrahimi.
Dalam sambutannya, Abdurrahman Arrahimi menyatakan bahwa pelatihan ini mencakup pelatihan di bidang otomotif, instalasi listrik, dan teknologi informatika, sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Lebih lanjut ia menuturkan program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi tenaga kerja maupun calon tenaga kerja dengan lima jenis pelatihan yang akan dilaksanakan dari Oktober hingga Desember 2024.
Melalui pelatihn tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Kepala UPTD BLK Kabupaten Balangan, Abdul Mukhlis, menyampaikan program pelatihan ini bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.
Dari APBD, diselenggarakan program kejuruan Plate Welder SMAW 4G, yang didukung Pemerintah Kabupaten Balangan. Sedangkan dari dana APBN, terdapat empat program, yaitu pelatihan service sepeda motor injeksi, menjahit pakaian, desain grafis, dan instalasi listrik bangunan sederhana.
“Harapannya, dengan program ini, sumber daya peserta khususnya dari Kabupaten Balangan meningkat, sehingga mereka mampu berkompetisi dalam dunia kerja atau berwirausaha,” harapnya.
Ia menyebut pelatihan ini melibatkan sekitar 80 peserta yang dibagi dalam lima kejuruan, dan akan berlangsung dari Oktober hingga Desember 2024.
Salah satu peserta pelatihan Plate Welder SMAW 4G, Muhammad Khairi, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat membantu dirinya dan peserta lain dalam mempersiapkan diri untuk dunia kerja.
Khairi juga berharap dari pelatihan ini dapat membantu menurunkan tingkat angka pengangguran di Kabupaten Balangan.
“Pelatihan ini sangat membantu kami, terutama yang belum mendapatkan pekerjaan, sebagai bekal untuk masa depan. Semoga tingkat pengangguran di daerah kita semakin menurun,” tukasnya.