TERAS7.COM – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terjadi peralihan fungsi lahan hutan dan pertanian menjadi lahan komersial sekitar 600 hektar di Kota Banjarbaru dalam kurun waktu 2010-2023.
Di tengah menurunnya fungsi lahan hutan dan pertanian ini, terjadi pula peningkatan populasi di Kota Banjarbaru, dari 252.000 jiwa menjadi 275.000 jiwa.
Sehingga hal ini berdampak pada rusaknya habibat alami flora dan fauna, serta turut menyumbangkan pemanasan global di Kota Banjarbaru.
Menyikapi peralihan fungsi lahan itu, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru Nomor Urut 1, Lisa Halaby-Wartono berencana untuk mengkaji ulang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di lokasi peralihan fungsi lahan tersebut.
Dalam upaya ini, Lisa Halaby mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait, termasuk DPRD, bahkan melibatkan para pakar ataupun akademisi dari perguruan tinggi.
“Kami akan mengkaji ulang Rencana Tata Ruang Wilayah peralihan lahan sesuai dengan perencanaan kebutuhan,” ujar Lisa Halaby.
Selain itu, Lisa Halaby juga akan membuat perencanaan kawasan-kawasan strategis hingga meningkatkan jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Banjarbaru.
“RTH yang ada di Kota Banjarbaru disesuaikan dengan fungsinya, nantinya RTH itu juga akan kita revitalisasi agar alih fungsi lahan menjadi produktif,” tukasnya.