Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: PT Pelsart Tambang Kencana Perkenalkan Budidaya Maggot Sebagai Solusi Ekologis dan Ekonomis di Kotabaru
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

PT Pelsart Tambang Kencana Perkenalkan Budidaya Maggot Sebagai Solusi Ekologis dan Ekonomis di Kotabaru

Daeng Paleppi Orogen
Daeng Paleppi Orogen 23 November 2024, 08.22
Share
IMG 20241122 144507
PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) melalui divisi Corporate Social Responsibility (CSR) mengadakan pelatihan budidaya maggot yang bertempat di Gedung Serbaguna Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, pada Jumat (22/11/2024). (foto: Istimewa)
SHARE

TERAS7.COM – Sampah menjadi salah satu masalah besar yang dihadapi masyarakat, baik di kota maupun di pedesaan. Untuk mengurangi dan menangani masalah sampah sejak dini, PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) melalui divisi Corporate Social Responsibility (CSR) mengadakan pelatihan budidaya maggot yang bertempat di Gedung Serbaguna Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, pada Jumat (22/11/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Sungai Durian, Raden Rahmat Mada Wirakusuma, Sekretaris Kecamatan Pamukan Barat, Syaifullah, Manager CSR PT Pelsart Tambang Kencana, Septamto, serta narasumber dari Joglo Larva Center Jati Asih Bekasi, Mulyanto Diharjo.

Pelatihan yang berlangsung sejak 22 hingga 24 November 2024 ini diikuti oleh perwakilan masyarakat dari Desa Buluh Kuning, Gendang Timburu, Desa Batuah, dan Desa Sengayam, serta pelaku usaha di bidang perikanan, peternakan, dan UMKM, khususnya di sektor kuliner, yang berasal dari Kecamatan Sungai Durian dan Pamukan Barat. Selain itu, perwakilan dari PT Pelsart Tambang Kencana juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Manager CSR PT Pelsart Tambang Kencana, Septamto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PTK dalam menangani masalah lingkungan, khususnya terkait sampah rumah tangga atau sampah domestik. Menurutnya, selain dapat membantu mengurangi volume sampah, budidaya maggot juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Baca juga :

Pasar Murah Balangan ke-54, Seluruh Sembako Ludes Diserbu Warga Lamida Bawah

Pemko Banjarbaru Percepat Penertiban Pasar Jati, Pedagang Diarahkan Pindah ke Pasar Bauntung

GOW Kotabaru dan Persit Kodim 1004 Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan

Sementara itu, Camat Sungai Durian, Raden Rahmat Mada Wirakusuma, mengungkapkan bahwa masalah sampah sudah menjadi isu utama di wilayahnya, terutama karena belum adanya tempat pembuangan akhir (TPA). Hal ini menyebabkan masyarakat cenderung membuang sampah ke sungai atau lahan kosong milik warga.

Camat juga menjelaskan bahwa kesulitan untuk menemukan lahan yang cukup luas untuk TPA disebabkan sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan hutan, sehingga memerlukan biaya dan proses yang cukup besar untuk pengadaan lahan tersebut.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Sekretaris Kecamatan Pamukan Barat, Syaifullah, yang berharap dengan adanya sosialisasi mengenai budidaya maggot ini, dapat membantu mengatasi masalah sampah domestik di wilayah mereka.

Narasumber dari Joglo Larva Center Jati Asih, Mulyanto Diharjo, menjelaskan bahwa selain menjadi solusi untuk mengurangi sampah, maggot juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Maggot dapat digunakan sebagai pakan ternak, sementara limbah dan kotoran maggot bisa dijadikan pupuk kompos. Selain itu, maggot juga dapat diolah menjadi makanan ringan setelah diproses dengan cara pengovenan dan dapat digunakan dalam industri kosmetik.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad1
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Pasar Murah Balangan ke-54, Seluruh Sembako Ludes Diserbu Warga Lamida Bawah

Pemko Banjarbaru Percepat Penertiban Pasar Jati, Pedagang Diarahkan Pindah ke Pasar Bauntung

GOW Kotabaru dan Persit Kodim 1004 Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan

ULM Suport 24 Kelompok Mahasiswa Modal Wirausaha Pada Program PMW 2026

Subsidi Rp20 Ribu per Paket, Pasar Murah Siap Bantu Warga Kabupaten Banjar Jelang Lebaran

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?