TERAS7.COM – Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) yang saat ini di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskbud) Kalimantan Timur dinilai kurang menghasilkan atlet berprestasi.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading.
“Selama dipegang Diknas, SKOI kurang menghasilkan atlet yang berprestasi di kancah nasional maupun internasional,” ujarnya.
Maka dari itu, menurut Rasman alangkah baiknya agar naungan SKOI diserahkan ke Dispora Kaltim guna meningkatkan prestasi atlet.
“Tahun ini kita akan buat kajian untuk merangkul kembali SKOI Kaltim dan memasukkannya dalam kategori sentral-sentral olahraga,” kata Rasman.
Sebagai contoh keberhasilan SKOI di masa lalu, Rasman menyebutkan nama Iqbal Chandra Pratama, atlet pencak silat lulusan SKOI Kaltim yang berhasil meraih medali emas pada Asian Games 2018
Namun, ia juga mengungkapkan bahwa regenerasi atlet SKOI saat ini dinilai kurang menghasilkan prestasi yang signifikan.