TERAS7.COM – Sebagai salah satu ikhtiar untuk mengangkat kembali ‘Batang Tarandam’ dan menggali budaya Banjar, Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Festival Badamaran di Ponpes Al Fatih Wal Imdad, Batu Ampar, Cempaka, Banjarbaru, Jum’at malam (24/5).
Badamaran merupakan tradisi masyarakat Banjar yang sudah ada sejak dulu. Di mana ketika memasuki bulan suci Ramadhan, mereka ramai-ramai menyalakan obor untuk kemudian dipasang di depan rumah.
Pada malam ini, juga ditampilkan kesenian Madihin, pergelaran seni Bela Diri Banjar Kuntau serta kuliner tradisional seperti Apam Serabi.
Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menerangkan bahwa ide Festival Badamaran ini pertama kali dicetuskan oleh Ketua DPRD Kota Banjarbaru AR Iwansyah dan ini merupakan tahun kedua perhelatannya.

Menurutnya, Badamaran merupakan salah satu tradisi di daerah Cempaka yang masih dipertahankan keberadaannya.
“Festival Badamaran ini bagian dari kita mengangkat adat budaya yang masih dipertahankan dan juga sebagai bagian dari even-even wisata di Banjarbaru,” kata Nadjmi.
Sementara itu, AR Iwansyah menyampaikan, bahwa DPRD Kota Banjarbaru mendukung festival yang dilaksanakan Pemko Banjarbaru melalui Disporabudpar ini.
Festival ini, katanya, selain untuk memeriahkan bulan Ramadhan, juga untuk menunggu Malam Selikur. “Intinya kita menunggu Malam Seribu Bulan dan dibalik makna itu kita memakmurkan Ramadhan sebagaimana orang-orang tua kita mengajarkan untuk menyambutnya dengan gembira dan malamnya diisi dengan ibadah,” pungkasnya.