Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pemkab Banjar Dorong Pengakuan Pendidikan Diniyah dalam Sistem Nasional untuk Atasi ATS
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pemkab Banjar Dorong Pengakuan Pendidikan Diniyah dalam Sistem Nasional untuk Atasi ATS

Seman
Seman 10 Juli 2025, 16.56
Share
IMG 20250710 WA0035
Suasana pertemuan antara Pemkab Banjar dan para guru madrasah saat membahas pengakuan pendidikan diniyah ke dalam sistem nasional sebagai solusi penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). (Foto: MC Banjar)
SHARE

TERAS7.COM — Pemerintah Kabupaten Banjar terus mencari solusi untuk menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih menjadi pekerjaan rumah besar di wilayahnya. Salah satu upaya strategis yang kini digencarkan adalah mendorong agar pendidikan diniyah mendapat pengakuan dalam sistem pendidikan nasional.

Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Pemkab Banjar dan para guru madrasah, Kamis (10/07/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, mengungkapkan bahwa banyak anak di Banjar sebenarnya aktif mengikuti pembelajaran di lembaga diniyah, namun belum tercatat dalam data resmi pendidikan formal karena belum diakui secara administratif.

“Anak-anak ini sebenarnya belajar, tetapi karena pendidikan diniyah belum masuk dalam sistem formal, mereka tidak tercatat di Dapodik. Akibatnya, ini berpengaruh pada angka rata-rata lama sekolah dan statistik ATS,” jelasnya.

Sebagai langkah sementara, pihaknya mendorong masyarakat untuk mengikuti jalur pendidikan kesetaraan, seperti Paket A, B, dan C. Menurut Liana, antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi.

Baca juga :

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Bunda PAUD Tanah Bumbu Kenalkan Sayuran dan Pola Makan Sehat Sejak Dini

Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu

“Setelah kami lakukan sosialisasi, banyak warga yang mulai mendaftar. Ini menunjukkan bahwa ATS bukan berarti tidak ingin sekolah, hanya saja mereka menempuh jalur pendidikan yang berbeda,” ungkapnya.

Persoalan ATS ini dinilai memiliki korelasi langsung dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banjar. Oleh karena itu, Pemkab berharap ada regulasi nasional yang dapat mengakui pendidikan diniyah sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional.

Dorongan serupa juga disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Jaringan Cendekia Nahdliyin (PJCN) Pusat, Gusti Surya. Ia menegaskan bahwa pendidikan berbasis agama tidak boleh dianaktirikan.

“Pendidikan diniyah harus diakui secara administratif agar peserta didiknya mendapat hak yang setara. PJCN siap mendampingi pemerintah daerah dalam memetakan dan mengintegrasikan lembaga-lembaga pendidikan nonformal ini ke dalam sistem nasional,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan lembaga pendidikan diniyah akan sangat berkontribusi terhadap upaya perbaikan kualitas pendidikan dan peningkatan IPM di daerah.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43
IMG 20260808 121847 1
Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan
8 Agustus 2026, 18.23

You Might Also Like

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Bunda PAUD Tanah Bumbu Kenalkan Sayuran dan Pola Makan Sehat Sejak Dini

Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu

Kunjungi Sekolah Rakyat, Andi Irmayani Dorong Budaya Membaca untuk Bentuk Karakter Anak

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?