TERAS7.COM – Pasca ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat posisi Geopark Meratus.
Fokus itu diarahkan Pemprov Kalsel pada peningkatan infrastruktur, penguatan riset, serta edukasi masyarakat terhadap Geopark Meratus.
Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Nurul Fajar Desira menyampaikan bahwa saat ini pemerintah tengah menyiapkan pembangunan dan perbaikan fasilitas di situs-situs geopark, serta memperkuat program riset biodiversitas.
“Kawasan seperti Kahung dan Loksado jadi pusat penelitian keanekaragaman hayati. Ini bagian dari upaya kita menjadikan Geopark Meratus sebagai kawasan edukasi dan konservasi,” jelasnya, baru-baru tadi.
Pemerintah juga mengantisipasi evaluasi UNESCO berikutnya yang dijadwalkan pada 2028. Beberapa catatan dari asesor tahun lalu menjadi perhatian khusus untuk segera ditindaklanjuti.
“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan geopark berjalan sesuai standar internasional, agar status ini tidak hanya bertahan, tapi berkembang lebih baik,” tegas Fajar.