TERAS7.COM – Janji politik tak sekadar kata. Pemerintah Kabupaten Tapin membuktikannya dengan menyalurkan insentif tambahan kepada ribuan guru mengaji, marbot masjid, ustaz madrasah diniyah, hingga pengajar di pondok pesantren. Penyaluran ini secara resmi dimulai pada Apel Hari Kesadaran Nasiona. Selasa (16/9/2025).
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan Bupati H. Yamani dan Wakil Bupati H. Juanda benar-benar memprioritaskan kesejahteraan para pengabdi di jalur pendidikan agama.
“Perjuangan guru mengaji dan marbot harus dihargai. Mereka garda terdepan dalam mencetak generasi berkarakter,” tegas Bupati Yamani di hadapan para peserta apel.
Insentif Diberikan ke 2.000 Lebih Pengajar Agama
Ketua BAZNAS Tapin, Noorifansyah, melaporkan bahwa total penerima insentif mencapai 2.047 orang, dengan rincian:
647 dari BKPRMI (TPA/TKA), 351 dari Madrasah Diniyah Takmiliyah, 682 dari Pondok Pesantren, 182 dari Madrasah Nonformal, 185 marbot masjid
Masing-masing penerima akan mendapatkan Rp200.000 per bulan, untuk periode Agustus hingga Desember 2025.
“Pembayaran dilakukan serentak dan dibiayai penuh melalui dana insentif tambahan yang sudah dialokasikan,” jelas Noorifansyah.
Bentuk Pengakuan dan Dukungan Jangka Panjang
Insentif ini bukan hanya soal nominal. Bagi para pengajar agama, kebijakan ini adalah pengakuan Daerah atas pengabdian mereka, sekaligus bentuk dukungan terhadap pendidikan akhlak dan moral yang berakar kuat di masyarakat Tapin.
Bupati Yamani memastikan, program ini tidak berhenti sebagai kebijakan tahun politik, melainkan akan menjadi komitmen jangka panjang yang terus dijaga keberlanjutannya.
Serah Terima Bantuan Kendaraan Operasional
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Tapin juga menyerahkan tiga unit mobil operasional dan satu unit ambulans, masing-masing untuk: Langgar Desa Purut, Kwartir Cabang Pramuka Tapin, Masjid Noor Aini, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara
Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan keagamaan dan kegiatan sosial keagamaan di masyarakat.
Dengan program insentif dan dukungan operasional ini, Pemkab Tapin menegaskan komitmennya memperkuat basis pendidikan agama sebagai fondasi utama pembangunan karakter di Bumi Ruhui Rahayu.