TERAS7.COM – Musim kering mulai mendekat, dan Pemerintah Kabupaten Tapin mulai ambil langkah sigap. Dalam Apel Siaga Karhutla 2025 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Tapin, Rantau, Rabu (20/8/2025), Wakil Bupati Tapin, H. Juanda mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tidak lengah terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Kondisi kita memang masih relatif aman, tapi jangan sampai terlena. Karhutla bisa datang sewaktu-waktu kalau kita tidak siap,” tegas Juanda saat memimpin apel yang dihadiri TNI, Polri, Basarnas, Manggala Agni, dan berbagai pihak terkait.
Juanda menekankan bahwa persoalan Karhutla bukan hanya tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) semata. Butuh kerja sama semua pihak, mulai dari aparat keamanan, dunia usaha, hingga warga masyarakat.
“Mari kita hadapi bersama, karena pencegahan lebih baik daripada penanganan ketika sudah terlambat. Jangan biarkan api membesar dan sulit dikendalikan,” ujarnya.
Tapin Potensi Karhutla Sedang, Tapi Waspada Tetap Jadi Prioritas
Menurut data yang disampaikan, Kabupaten Tapin tergolong dalam daerah dengan kategori potensi Karhutla sedang. Namun, kondisi tersebut tetap harus diwaspadai, apalagi jika memasuki puncak musim kemarau.
Pemkab Tapin bersama TNI, Polri, dan stakeholder lainnya telah menyiapkan posko siaga hingga ke tingkat kecamatan sebagai bentuk kesiapsiagaan dini. Selain itu, edukasi kepada masyarakat terus digalakkan, terutama di kawasan yang rawan pembakaran lahan.
“Kita terus mengedukasi masyarakat, supaya tidak lagi melakukan pembakaran lahan secara sengaja. Ini perlu kesadaran kolektif,” tambah Juanda.
Butuh Solusi Permanen, Bukan Sekadar Pemadaman
Wabup Juanda juga menyinggung pentingnya solusi jangka panjang dalam penanganan Karhutla, termasuk penataan kembali kawasan gambut dan penegakan hukum yang tegas tanpa kompromi.
“Ekosistem gambut harus ditata dengan benar. Penegakan hukum juga harus dilakukan jika ada pelanggaran. Tidak bisa ada toleransi untuk pembakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Soliditas Lintas Sektor Jadi Kunci
Apel siaga Karhutla ini turut dihadiri oleh Dandim 1010 Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, serta unsur Basarnas dan Manggala Agni. Kebersamaan lintas sektor ini menjadi penegas bahwa Tapin serius dalam mencegah Karhutla sejak dini.
Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, Wabup Juanda berharap Tapin bisa melewati musim kering dengan aman dan tanpa bencana.
“Semoga tahun ini kita bisa kendalikan Karhutla lebih baik. Semua demi Tapin yang lebih aman, sehat, dan lestari,” tutupnya.