TERAS7.COM – Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan larut dalam syahdu lantunan sholawat bersama ulama kharismatik, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, dalam gelaran Banjar Bersholawat ke-4, Sabtu (23/08/2025) malam.
Kegiatan religius tersebut menjadi salah satu puncak acara Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-75 sekaligus peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menjadi penyelenggara kegiatan yang setiap tahunnya selalu dinanti masyarakat.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Banjar, Ikhwansyah, menyampaikan bahwa Banjar Bersholawat kini telah menjadi agenda tetap Pemerintah Kabupaten Banjar dalam rangka memperkuat nilai-nilai keagamaan dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, ini tahun keempat Pemkab Banjar melaksanakan Banjar Bersholawat. Antusias masyarakat luar biasa, bukan hanya dari Banjar, tapi juga dari daerah lain di Kalsel. Setiap tahun kita evaluasi agar pelaksanaannya semakin baik,” ujarnya.
Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga membawa berkah bagi jamaah. Tradisi pemberian tiket umrah gratis dari Bupati Banjar kembali dilanjutkan pada tahun ini. Program tersebut telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi masyarakat yang turut serta dalam kegiatan keagamaan.
Salah satu jamaah yang beruntung tahun ini adalah Mu’min, warga asal Hulu Sungai yang kini tinggal di Jalan Irigasi, Martapura. Ia tak kuasa menahan haru saat namanya disebut sebagai penerima tiket umrah.
“Alhamdulillah, doa saya terkabul. Sejak awal memang berharap bisa mendapat kesempatan ini. Setiap tahun saya hadir di Banjar Bersholawat, dan kali ini benar-benar berkesan. Semoga Kabupaten Banjar semakin maju dan diberkahi,” ungkapnya.
Lantunan sholawat dan doa yang menggema hingga larut malam menandai kuatnya semangat religius masyarakat Banjar. Di tengah sorotan lampu dan bendera merah putih, Banjar Bersholawat ke-4 bukan hanya menjadi perayaan spiritual, tetapi juga wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Banjar menuju usia ke-75 tahun yang penuh berkah.