TERAS7.COM – Ratusan atlet dari Kabupaten Banjar siap mengharumkan nama daerah di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan Tahun 2025. Pelepasan kontingen dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, di halaman Kantor Bupati Banjar, Senin (21/10/2025) pagi.
Sebanyak 906 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial akan berlaga pada 46 cabang olahraga di Kabupaten Tanah Laut, mulai 24 Oktober hingga 14 November 2025.
Dalam kesempatan itu, Wabup Habib Idrus menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Banjar terhadap para atlet yang akan bertanding membawa nama daerah.
“Pemkab Banjar melalui Disbudporapar, KONI, dan NPCI memberikan dukungan penuh, mulai dari akomodasi, transportasi, uang saku hingga kebutuhan teknis lainnya. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan prestasi olahraga,” ujarnya.
Ia berpesan kepada para atlet agar selalu menjunjung tinggi sportivitas dan tampil dengan semangat juang tinggi.
“Tunjukkan kemampuan terbaik dan jaga nama baik daerah. Saya yakin kontingen Banjar bisa memperbaiki posisi dalam klasemen medali Porprov tahun ini,” harap Habib Idrus.
Pelepasan kontingen turut dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Banjar Ikhwansyah, Ketua KONI Banjar HM Rofiqi, Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli, serta jajaran kepala SKPD dan pengurus KONI Kabupaten Banjar.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Banjar HM Rofiqi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga di Banjar.
“Kami sudah melakukan persiapan matang. Dengan dukungan penuh dari Pemkab Banjar, kami optimis hasil tahun ini akan lebih baik,” ungkapnya.
Selain Porprov, kontingen NPCI Banjar juga akan mengikuti Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) V Tahun 2025 di Kabupaten Tanah Laut pada 20–26 November 2025. Sebanyak 130 peserta yang terdiri dari 95 atlet, 31 pelatih, dan 4 ofisial siap bertanding di ajang tersebut.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesuksesan seluruh kontingen Kabupaten Banjar selama berlaga membawa nama daerah di kancah provinsi.