TERAS7.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat lokal, PT Bhumi Rantau Energi (BRE) berkolaborasi dengan Polres Tapin menanam jagung hibrida di lahan tidur seluas satu hektare di wilayah Rantau.
Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia usaha dan aparat kepolisian dalam mengoptimalkan lahan tidak produktif menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
Corporate Affair Manager PT BRE Joko Bagiono mengatakan, pihaknya menyambut positif inisiatif Polres Tapin yang berperan aktif mendorong program pertanian produktif di daerah.
“Kami melihat langkah Polres Tapin ini sangat inspiratif. BRE siap mendukung penuh agar penanaman jagung hibrida ini berhasil dan bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Joko di Rantau, (4/11/2025).
Joko menambahkan, dukungan yang diberikan PT BRE berupa penyediaan bibit unggul dan pupuk merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program pemerintah daerah di sektor pertanian.
“Kami ingin berkontribusi tidak hanya lewat sektor energi, tetapi juga dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal melalui pertanian produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika menyampaikan apresiasi atas dukungan PT BRE yang telah berkolaborasi bersama jajaran Polres Tapin dalam program ketahanan pangan tersebut.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga bisa ikut berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Sinergi bersama BRE ini menjadi contoh kolaborasi positif,” ucap Weldi.
Weldi menjelaskan, hasil panen jagung nantinya selain untuk mendukung kesejahteraan anggota Polres Tapin dan kegiatan sosial Bhayangkari, juga akan dimanfaatkan masyarakat sekitar.
Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, dan kelompok tani setempat, yang bersama-sama berkomitmen mengembangkan lahan tidur menjadi lahan produktif bernilai ekonomi.
“Kami berharap langkah Polres Tapin bersama BRE dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk ikut berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” tutup Joko.