TERAS7.COM – Untuk memastikan produk Minyakita yang dijual pedagang benar-benar asli dan sesuai harga eceran tertinggi (HET), Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan melakukan pengawasan langsung ke sejumlah titik penjualan.
Pemeriksaan ini menyasar pedagang eceran guna mencegah penyimpangan seperti pemalsuan, harga melebihi ketentuan, maupun praktik penimbunan.
Salah satu lokasi yang diperiksa adalah Toko Haji Ahim di Kelayan B, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, pada Kamis (13/11/2025) ppagi
Tim dipimpin AKP Sufian Noor didampingi AKP Widodo Saputro bersama anggota Aiptu Ahmad Baihaki, Brigadir Ridzahul Khairin, Brigadir Ary Fajar Nabrian, dan Brigadir David Kornianto.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan distribusi Minyakita berjalan tepat sasara, khususnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau.
Petugas juga melakukan pemeriksaan fisik kemasan, label, dan kode produksi guna memastikan keaslian produk.
“Kami turun ke lapangan untuk memastikan tidak ada penimbunan, permainan harga, atau pemalsuan terhadap produk Minyakita. Alhamdulillah, berdasarkan pengecekan di Toko Haji Ahim, stok Minyakita tersedia dan dijual dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp 14.000 per liter,” ujar Sufian.
Pengawasan ini merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Kalsel yang dilaksanakan oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel.
Sufian menegaskan pengawasan distribusi Minyakita akan terus dilakukan secara rutin di seluruh wilayah Kalsel. Masyarakat juga diminta ikut mengawasi dengan melaporkan jika menemukan penjualan di atas HET, indikasi penimbunan, atau dugaan pemalsuan produk.
“Kami akan tindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran dan mengganggu stabilitas pasokan pangan. Ini komitmen kami untuk melindungi daya beli masyarakat,” tegasnya.
Lewat pengecekan ini, Satgas Pangan berharap pedagang semakin patuh dan tidak mencoba memainkan harga atau menjual produk ilegal, sehingga Minyakita tetap terdistribusi lancar dan aman sampai ke tangan konsumen.