TERAS7.COM – Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Suwanti, didampingi Wakil Ketua I dan II, menerima puluhan pengunjuk rasa dari sejumlah organisasi di depan Gedung DPRD Kotabaru, Kamis (4/9/2025).
Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN), KAPAK, Pemuda Revolusi, INSAN, KAHMI, dan TANI sebelumnya menggelar unjuk rasa dengan berorasi menyampaikan sejumlah tuntutan di halaman gedung dewan.
Ketua DPRD kemudian mengajak para perwakilan massa untuk berdialog melalui rapat dengar pendapat (RDP) di Ruang Rapat Gabungan Komisi, lantai dua DPRD Kotabaru.
Dalam orasinya, Ketua ARUN, Wahid Hasim, menyampaikan beberapa tuntutan dan evaluasi terhadap kinerja DPRD Kotabaru. Massa menuntut DPRD memperkuat fungsi pengawasan, terutama terkait anggaran dan kinerja pemerintah daerah.
Selain itu, mereka juga menyoroti maraknya aktivitas pertambangan ilegal, dugaan praktik “fee” proyek, serta persoalan hak atas lahan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penggusuran.
Massa aksi turut mendesak DPRD memberikan perhatian serius terhadap pencemaran lingkungan di sekitar wilayah perusahaan, serta memperjuangkan aspirasi nelayan terkait hak-hak mereka.
Mereka juga meminta setiap fraksi DPRD lebih proaktif dalam menyerap aspirasi masyarakat.
Setelah menyampaikan tuntutannya, puluhan pengunjuk rasa diterima oleh pimpinan dan beberapa anggota DPRD untuk melanjutkan pembahasan secara formal melalui RDP.