TERAS7.COM – Kabupaten Balangan menginvestasikan sumber daya dalam peningkatan kapasitas kader KB dan IMP melalui pelatihan intensif public speaking dan personal branding.
Langkah ini diambil sebagai strategi krusial untuk mempercepat penurunan angka stunting yang masih menjadi perhatian utama daerah.
Pelatihan dilaksanakan pada Selasa (2/12/2025) di Alfatah Stable, oleh Dinas DP3A P2KB PMD Kabupaten Balangan yang mengalokasikan anggaran untuk pelatihan public speaking dan personal branding bagi kader KB dan IMP.
Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari strategi yang lebih besar untuk mengatasi masalah stunting.
Tujuannya adalah terciptanya penurunan angka stunting yang signifikan melalui peningkatan efektivitas komunikasi kader di lapangan.
Dengan kemampuan public speaking yang mumpuni, diharapkan informasi tentang gizi, kesehatan, dan keluarga berencana dapat tersampaikan dengan lebih persuasif kepada masyarakat.
Narasumber dari Jagat Aksi Tama Banjarbaru, Rosita Agusari, menerapkan pendekatan refleksi dalam pelatihan.
Metode ini bertujuan untuk menggali potensi diri kader, sehingga mereka lebih percaya diri dan mampu menyampaikan pesan dengan jelas.
“Pendekatan refleksi membantu mereka mengenali kemampuan diri. Dengan begitu, mereka dapat tampil lebih berani, percaya diri, dan mampu menyampaikan pesan dengan jelas kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Balangan, Munisih, menegaskan bahwa kader KB dan IMP adalah ujung tombak dalam upaya penurunan stunting.
“Keberadaan IMP sangat diperlukan karena mereka merupakan ujung tombak kami, terutama dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Balangan,” katanya.
Nantinya, Dinas DP3A P2KB PMD Kabupaten Balangan akan melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas pelatihan ini. Indikator keberhasilan akan diukur dari peningkatan kemampuan komunikasi kader, perubahan perilaku masyarakat terkait kesehatan dan gizi, serta penurunan angka stunting di daerah.