Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: RIPS 2025–2045 Resmi Dibahas, Kabupaten Banjar Fokus Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

RIPS 2025–2045 Resmi Dibahas, Kabupaten Banjar Fokus Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Seman
Seman 4 Desember 2025, 10.52
Share
IMG 20251204 WA0024
DPRKPLH menggelar Pembukaan Ekspose Penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) atau Masterplan Persampahan, (Foto: Mc Banjar)
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) mulai menyusun arah kebijakan besar pengelolaan sampah daerah lewat Ekspose Penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) 2025–2045. Kegiatan yang digelar di Hotel Roditha Banjarbaru, Rabu (3/12/2025) pagi itu dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Ikhwansyah.

Acara turut dihadiri Komisi III DPRD Banjar, para direktur bank sampah, perwakilan SKPD, camat, akademisi dan tim ahli penyusun dokumen. Forum ini menjadi ruang konsultasi publik untuk merumuskan strategi pengelolaan sampah jangka panjang yang lebih adaptif terhadap tantangan daerah.

Dalam sambutannya, Ikhwansyah menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari ketersediaan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan dampak lingkungan secara berkelanjutan. Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi pekerjaan besar di berbagai daerah seiring pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang meningkatkan timbulan sampah setiap tahun.

“Pengelolaan yang masih bertumpu pada sistem kumpul–angkut–buang sudah tidak relevan lagi. Tingkat pemilahan dan daur ulang yang rendah perlu dibenahi agar sejalan dengan target nasional, yakni 100 persen sampah terkelola pada 2029,” ujarnya.

Ia juga menyinggung tantangan jangka pendek terkait pelaksanaan Momen 5 Rajab yang diprediksi jatuh pada akhir Desember. Jika jumlah jemaah mencapai 5 juta orang dengan rata-rata produksi sampah 0,5 kilogram per orang, maka akan muncul sekitar 2.500 ton sampah dalam satu hari.

Baca juga :

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

“Kapasitas layanan kita belum sepenuhnya mampu menghadapi volume sebesar itu tanpa strategi yang tepat. Ini tantangan nyata dan harus diantisipasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPRKPLH Banjar, Ahmad Bayhaqie, menjelaskan bahwa kondisi geografis yang luas, sebaran penduduk, serta keterbatasan sarana pendukung membuat persoalan persampahan di Kabupaten Banjar semakin kompleks. Karena itu, penyusunan RIPS menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah daerah.

“RIPS 2025–2045 bukan sekadar rencana teknis, tetapi juga membuka peluang investasi, memperjelas pendanaan, dan memperkuat kerja sama pemerintah, swasta, hingga masyarakat,” ungkapnya.

Bayhaqie menambahkan bahwa konsultasi publik ini diperlukan untuk memvalidasi temuan tim ahli sekaligus menyerap masukan dari berbagai pemangku kepentingan sebelum dokumen RIPS difinalisasi.

“Kami berkomitmen menjalankan arahan Bupati agar RIPS disusun secara realistis dan mampu menjawab kebutuhan daerah,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan penguatan komitmen lintas sektor untuk mendukung implementasi Masterplan Persampahan, sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Banjar yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Bikin Kaget! Warga Martapura Temukan Ular Sanca di Lemari Piring, Langsung Panggil Damkar

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?