TERAS7.COM – Peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tabalong menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menegaskan kembali komitmen dalam menjalankan 7 Program Prioritas Tabalong SMaRT sebagai pondasi utama menuju terwujudnya Asta Cita.
Dua instansi yang mendapat sorotan khusus dalam upaya ini adalah Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Tapem Setda menampilkan langkah nyata penguatan tata kelola pemerintahan sebagai bagian penting dari pilar Smart Governance.
Laporan yang disusun Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) ini memuat evaluasi capaian seluruh SKPD dalam menjalankan visi pembangunan yang berfokus pada kesejahteraan, kemajuan, religiusitas, dan daya saing daerah.
Pada program Satu Desa Satu Wifi Gratis, Pemerintah Kabupaten Tabalong mencatat realisasi penuh untuk pemasangan wifi di 61 desa oleh Diskominfo.
Sementara itu, Dinas Pendidikan memastikan seluruh 221 SD dan 63 SMP telah memiliki akses wifi. Untuk pengembangan ruang terbuka hijau Tabalong Smart, sebanyak 107 desa telah menyiapkan lahan, dengan 12 desa yang sudah menyelesaikan pembangunan dan 95 desa lainnya masih dalam proses.
Program Satu Desa Satu Dai juga menunjukkan progres positif. Bagian Kesra mencatat 89 santri telah menerima fasilitas pemondokan beasiswa setingkat SMA dan perguruan tinggi, serta empat dai resmi ditempatkan di Desa Hegarmanah, Dambung, Panaan, dan Kinarum.
Selain itu, Dinas Pendidikan mulai melaksanakan program pendidikan karakter berbasis keagamaan bagi seluruh siswa SDN dan SMPN sejak November 2025.
Pada program Tabalong Pasti Sehat, Dinas Kesehatan telah memberikan layanan homecare kepada 17.520 pasien dari target 20.430 atau mencapai 85,77 persen.
Program Universal Health Coverage juga tercapai dengan jumlah penerima 104.982 jiwa. Disnaker menuntaskan pembayaran premi jaminan sosial tenaga kerja bagi 24.800 pekerja informal dan UMKM.
Program biaya pendamping pasien turut direalisasikan di RSUD Haji Badaruddin Kasim dan puskesmas rawat inap.
Capaian besar terlihat pada program mencetak 15 ribu tenaga terampil. Hingga November 2025 tercatat 10.464 peserta telah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan berbagai SKPD, kecamatan, dan lembaga mitra.
Pelatihan meliputi keamanan kerja, kerajinan, pangan, operator alat berat, tata rias, las listrik, hingga wirausaha baru. Capaian ini melampaui target tahunan tiga ribu peserta dan mencapai 348,8 persen.
Program beasiswa sarjana juga melampaui target dengan jumlah 333 mahasiswa penerima dari berbagai perguruan tinggi seperti Institut Teknologi PLN, Universitas Pertamina, UGM, ULM, Polteksos Bandung, IPDN, dan STIS. serta dukungan beasiswa juga datang dari perusahaan seperti Adaro Group dan Conch.
Untuk sektor infrastruktur, program Jalan dan Jembatan Mantap terus berjalan. Target kemantapan jalan tahun 2025 berada di angka 65 persen.
Pemerintah melakukan rehabilitasi 20 jembatan, pemeliharaan rutin 85 ruas jalan di wilayah utara, tengah, dan selatan, serta melaksanakan pemeliharaan berkala, rekonstruksi, pelebaran, dan peningkatan beberapa ruas jalan. Pemerintah juga meluncurkan tim reaksi cepat untuk penanganan kerusakan jalan.
Program Kredit Tabalong Smart dengan bunga nol persen menunjukkan penyaluran sebesar 1,426 miliar rupiah dari total 1,725 miliar rupiah atau 82,66 persen.
Total 484 nasabah menerima pembiayaan yang disalurkan melalui empat kantor BPR di Tanjung, Muara Uya, Kelua, dan Haruai. Dana tersisa sebesar 299 juta rupiah masih tersedia untuk tahap berikutnya.
Laporan ini juga mencatat progres pelaksanaan program Bela Tani sejak Juni hingga November 2025 sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui pembelian beras langsung dari petani.
Paparan akan laporan ini menjadi upaya daripada capaian dalam mewujudkan tujuh program prioritas dalam konsep Tabalong SMaRT untuk menyongsong asta cita Presiden Indonesia.
Di sisi lain, Bapperida memaparkan bagaimana arah pembangunan daerah dirancang melalui perencanaan yang berbasis data, riset, dan pemetaan kebutuhan masyarakat.
Total ada 291 inovasi yang dilakukan jajaran pemerintah di lingkungan pemkab Tabalong terhitung selama tahun 2025.
Berbagai macam inovasi mulai dari pengimplementasian inovasi optimalisasi pendapatan daerah serta transformasi literasi digital.
Penanganan angka stunting serta capaian kinerja meuwujudkan Tabalong menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) juga menjadi titik fokus utama pemerintah guna menyongsong keberhasilan capaian program prioritas.
Semua program tersebut dirancang agar berjalan selaras dan berkesinambungan dalam mendukung Asta Cita sebagai tujuan besar pembangunan jangka panjang Tabalong.
Kedua instansi ini memberikan kontribusi penting agar implementasi tujuh program prioritas Tabalong SMaRT dapat berjalan efektif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Dengan penguatan pada dua sektor penting tersebut, Tabalong menegaskan bahwa perjalanan menuju Asta Cita dilakukan melalui kerja terukur, perencanaan matang, dan tata kelola pemerintahan yang semakin modern.
Momentum Harjad ke-60 bukan hanya simbol usia, tetapi penanda keseriusan Tabalong untuk bergerak menuju daerah yang maju, tertata, dan berdaya saing.