TERAS7.COM – Banjir yang kembali melanda kawasan Jalan Tambak Buluh, khususnya di Komplek Terrace Pelangi, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, kembali memunculkan harapan masyarakat akan solusi permanen dari pemerintah, bukan hanya penanganan darurat saat bencana terjadi.
Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari SE, menyampaikan bahwa warga tidak hanya membutuhkan bantuan saat banjir terjadi, tetapi menginginkan penanganan yang mampu mencegah banjir agar tidak terus berulang setiap tahun.
“Masyarakat itu sebenarnya berharap banjir ini bisa diatasi oleh pemerintah, bukan hanya sebatas diberikan bantuan saat kejadian (bencana banjir -red),” ujar Emi
Emi menilai kawasan Tambak Buluh, khususnya Komplek Terrace Pelangi, telah lama menjadi langganan banjir setiap kali intensitas hujan tinggi.
Kondisi ini, kata Emi, menjadi catatan penting untuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem mitigasi banjir, khususnya untuk wilayah Kecamatan Landasan Ulin.

Meskipun berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, seperti normalisasi sungai dan penanganan drainase, menurutnya masih belum mampu menekan aliran air limpasan secara maksimal.
Oleh karena itu, Emi menyebut, diperlukan pembenahan yang lebih serius terhadap fungsi drainase, penguatan daerah resapan, serta optimalisasi program penanganan banjir yang sudah direncanakan.
“Kita sudah memiliki master plan penanganan banjir. Harapannya master plan ini benar-benar dijadikan acuan dan dievaluasi setiap tahun, termasuk melihat sejauh mana tingkat keberhasilannya,” tukasnya.