TERAS7.COM – Universitas Sapta Mandiri (Univsm) mulai mengonsolidasikan jaringan kemitraan strategis dengan menjajaki kolaborasi bersama PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (4/2/2026) tersebut difokuskan pada penguatan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, guna menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia industri.
Rombongan pimpinan Univsm yang dipimpin langsung oleh Rektor Abdul Hamid, didampingi Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III, diterima oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Milyas Wardhana.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Manajer Humas serta General Services (GS) Manager PT Angkasa Pura Indonesia untuk mendampingi jalannya diskusi.
Agenda pembahasan mencakup sejumlah poin konkret, mulai dari skema penempatan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL), hingga potensi pengembangan program akademik seperti guest lecture dan bimbingan karier.
Rektor Univsm Abdul Hamid menegaskan bahwa sinergi dengan dunia industri merupakan prasyarat penting untuk meningkatkan daya saing lulusan perguruan tinggi.
“Kami memandang kolaborasi ini sebagai jembatan vital yang tidak hanya memperkuat Tridharma, tetapi juga memberikan ruang experiental learning bagi mahasiswa untuk mengenal dinamika dunia kerja secara langsung,” tegas Hamid.
Sebagai langkah awal implementasi kerja sama, Univsm merencanakan penempatan dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi untuk menjalani PKL di Divisi IT & Engineering Bandara Internasional Syamsudin Noor mulai April 2026.
Kerangka kerja sama ini dirancang bersifat evolutif, dengan pengembangan lanjutan yang akan melibatkan berbagai program studi lintas disiplin ilmu.
Menanggapi inisiatif tersebut, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Milyas Wardhana, menyampaikan apresiasi dan kesiapan penuh dari pihak manajemen bandara.
“Kami menyambut baik niat baik Univsm. PT Angkasa Pura I siap mendukung sepenuhnya program-program yang telah dirancang secara bersama demi tercapainya tujuan bersama,” ucap Stephanus.
Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terbangunnya kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan, sekaligus berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor penerbangan.