TERAS7.COM – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan perubahan paradigma birokrasi dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD 2027 di Hotel Lotusa Batulicin.
Dalam forum tersebut, ia menekankan bahwa perencanaan pembangunan tidak boleh lagi sekadar berorientasi pada aktivitas kerja, melainkan harus berbasis kinerja yang terukur dan berdampak langsung pada masyarakat.
“Desain perencanaan tidak hanya ideal secara tekstual, tetapi juga harus dapat diimplementasikan secara kontekstual, seiring perubahan paradigma dari kerja menjadi kinerja,” tegasnya, baru-baru tadi.
Menurut Andi Rudi Latif, perubahan ini penting agar setiap program dan kegiatan perangkat daerah benar-benar memiliki indikator capaian yang jelas, terukur, dan akuntabel. Ia meminta seluruh kepala SKPD meningkatkan kualitas pelayanan publik serta lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat.
FKP RKPD 2027 menjadi momentum untuk memastikan arah pembangunan bersifat adaptif, integratif, dan responsif terhadap tantangan daerah. Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program yang dirancang tidak berhenti di atas kertas.
Tema pembangunan 2027 sendiri mengusung “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur dan Beradab.” Tema tersebut, menurutnya, hanya akan terwujud jika aparatur mampu mengubah pola pikir dari sekadar menjalankan tugas menjadi menghasilkan capaian nyata.
Melalui forum ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap dokumen RKPD 2027 menjadi instrumen yang benar-benar mendorong reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.