TERAS7.COM – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, mengapresiasi peluncuran 1.779 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (13/2/2026).
Namun di balik apresiasi tersebut, DPRD Kalsel menekankan pentingnya pengawasan dan implementasi program agar benar-benar berdampak di lapangan, bukan sekadar seremoni peluncuran.
Supian HK yang mengikuti peluncuran secara daring bersama Kapolda dan Forkopimda Kalsel menyebut, program peningkatan gizi merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami tentu mengapresiasi program ini. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana pelaksanaannya diawasi dengan baik agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, angka ribuan unit yang diluncurkan secara nasional harus dibarengi dengan sistem distribusi, pengelolaan, serta pengawasan yang efektif. Tanpa kontrol yang kuat, program berpotensi tidak optimal dalam meningkatkan kualitas gizi anak bangsa.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan aparat di lapangan untuk memastikan layanan berjalan sesuai tujuan.
“Program sebagus apa pun, jika tidak diawasi dan dievaluasi secara berkala, hasilnya tidak akan maksimal. Kita ingin ini benar-benar meningkatkan kualitas generasi muda,” ujarnya.
Supian berharap keberadaan SPPG dan gudang ketahanan pangan tersebut dapat menjadi solusi konkret dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional jangka panjang.
Dengan pengawasan yang ketat dan pelaksanaan yang konsisten, DPRD Kalsel optimistis program tersebut dapat memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.