TERAS7.COM – Sebanyak 88 usulan prioritas pembangunan disepakati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Batumandi untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Forum yang digelar di Gedung Serbaguna, Senin (9/2/2026), itu menjadi tahapan penting dalam merumuskan arah pembangunan berbasis aspirasi masyarakat desa.
Anggota DPRD Balangan, Fahriani, memberikan catatan tegas agar seluruh usulan tidak sekadar menjadi daftar keinginan.
“Usulan harus benar-benar menjawab permasalahan di masyarakat, bukan sekadar keinginan. Selain itu juga harus selaras dengan arah kebijakan daerah,” ujarnya.
Ia menekankan, puluhan usulan hasil penjaringan dari desa wajib disusun secara terukur dan berbasis data valid. Menurutnya, setiap program harus selaras dengan dokumen perencanaan induk, terutama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Dengan keterbatasan anggaran daerah, penentuan skala prioritas menjadi kunci. Fahriani mengingatkan agar prinsip efisiensi, efektivitas, pemerataan, dan keberlanjutan menjadi dasar dalam setiap rumusan program.
Senada, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bapperida Balangan, Nanang As’ari, menjelaskan bahwa Musrenbang memiliki posisi strategis dalam hierarki perencanaan.
“Musrenbang memastikan usulan yang diajukan selaras dengan arah kebijakan dan membuka peluang dukungan pendanaan dari APBD kabupaten, provinsi, maupun APBN,” jelasnya.
Ia memaparkan, proses perencanaan dari musyawarah desa hingga kabupaten akan bermuara pada penetapan RKPD Balangan 2027. Dokumen tersebut ditargetkan ditetapkan melalui Peraturan Bupati pada Juli 2026 dan menjadi dasar penyusunan KUA-PPAS serta RAPBD Tahun Anggaran 2027.
Sementara itu, Camat Batumandi, Abdul Khair, berharap 88 usulan yang telah disepakati dapat terealisasi secara bertahap.
Ia juga mendorong para kepala desa untuk terus aktif mengawal aspirasi warganya agar tetap menjadi prioritas pembangunan daerah.
“Kalau belum terakomodasi tahun ini, kita perjuangkan kembali di tahun berikutnya. Yang penting usulan tersebut menyentuh kebutuhan warga,” ujarnya.