TERAS7.COM – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan kampus berkelanjutan melalui keikutsertaan dalam program UI Green Metric. Maka dari itu, “Penyamaan Persepsi Indikator UI GreenMetric (UIGM)” digelar di Rektorat ULM Banjarbaru pada Kamis (5/2/2026) Dan Rektorat ULM Banjarmasin pada Jumat (6/2/2026) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kinerja kampus pada aspek lingkungan sekaligus mendukung program kampus hijau dan ramah lingkungan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya ULM dalam menyusun strategi yang lebih terarah untuk meningkatkan skor dan implementasi UI GreenMetric, sebuah sistem pemeringkatan universitas global yang menilai komitmen perguruan tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan. Penyamaan persepsi ini melibatkan berbagai unit kerja di lingkungan universitas, mulai dari fakultas, lembaga, hingga unit penunjang akademik (UPA).
Koordinator UI GreenMetric Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. Atiek Winarti, M.Pd., M.Sc., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan serupa pada tahun sebelumnya, dengan sejumlah penyesuaian strategis.
Ia menekankan adanya perubahan signifikan pada tenggat waktu pengumpulan data UI GreenMetric, yang kini dimajukan dari Oktober menjadi Juni.
“Perubahan deadline ini menuntut kita bergerak lebih cepat. Karena itu, tahun ini strategi ULM tidak lagi semata mengejar peringkat, tetapi fokus pada peningkatan skor dengan mengidentifikasi kegiatan yang berdampak besar namun dapat dicapai dengan upaya yang realistis,” ujar Prof. Atiek.
Beliau juga menjelaskan bahwa kegiatan penyamaan persepsi ini bertujuan menyatukan pandangan seluruh unit di ULM terkait langkah konkret yang dapat dilakukan dalam lima bulan ke depan, berdasarkan hasil analisis kuesioner UI GreenMetric. Untuk mendukung hal tersebut, ULM telah menyusun buku panduan UI GreenMetric yang memuat arah kebijakan, cita-cita bersama, serta target jangka pendek yang dapat dicapai secara terukur.
UI GreenMetric World University Rankings sendiri merupakan sistem pemeringkatan yang diluncurkan oleh Universitas Indonesia pada tahun 2010, dengan enam indikator utama penilaian, yakni infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah, penggunaan air, transportasi ramah lingkungan, serta pendidikan dan penelitian. Pemeringkatan ini tidak hanya memberikan pengakuan internasional, tetapi juga menjadi platform berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan kampus.
Melalui kegiatan ini, Universitas Lambung Mangkurat menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berkomitmen menjadi agen perubahan dalam mewujudkan kampus berkelanjutan. Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat reputasi ULM di tingkat nasional dan internasional, sekaligus memberi kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan dan penanggulangan perubahan iklim.