TERAS7.COM – Komitmen membangun generasi berkarakter terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Tapin. Sebanyak 461 santri Taman Kanak-kanak Al-Qur’an dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TKA–TPA) resmi diwisuda dalam kegiatan yang digelar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Tapin, Selasa, di Rantau.
Wisuda ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan penegasan arah pembangunan manusia di Bumi Ruhui Rahayu yang bertumpu pada penguatan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Bupati Tapin, Yamani, menilai pendidikan Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam menghadapi dinamika sosial yang kian kompleks. Menurutnya, pembentukan karakter harus dimulai sejak anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang tangguh secara moral dan spiritual.
“Ini adalah investasi jangka panjang. Anak-anak kita tidak hanya diajarkan membaca, tetapi juga dibimbing agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembinaan tidak boleh berhenti setelah prosesi wisuda. Keberlanjutan program menjadi kunci agar nilai-nilai yang telah ditanamkan dapat terus berkembang seiring pertumbuhan anak.
Di sisi lain, Ketua Umum BKPRMI Tapin, Mahyudi Noor, menyampaikan bahwa ratusan santri tersebut berasal dari berbagai unit TKA–TPA yang tersebar di seluruh wilayah Tapin. Hal ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam pendidikan keagamaan.
“Harapannya, mereka tidak hanya fasih membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Penguatan pendidikan berbasis Al-Qur’an ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Tapin dalam menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai dan akhlak.