TERAS7.COM – Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2026 yang digelar oleh Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru berlangsung meriah di Lapangan dr Murdjani, Sabtu (14/3/2026) malam.
Ribuan warga tampak memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan puluhan tanglong bernuansa Islami serta penampilan musik tradisional khas bagarakan sahur yang semakin menyemarakkan suasana Ramadan di Kota Banjarbaru.
Festival yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pesona Elok Ramadan ini menghadirkan puluhan tanglong hias yang dirangkai di atas mobil dengan berbagai ornamen Islami dan sentuhan budaya lokal. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tanglong pada tahun ini dipamerkan secara statis di kawasan Balai Kota Banjarbaru sehingga masyarakat dapat menikmati detail karya para peserta dengan lebih leluasa.
Selain pameran tanglong, penampilan Bagarakan Sahur juga menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Tabuhan bedug, drum, serta berbagai alat perkusi tradisional menghadirkan nuansa khas sahur yang sarat nilai religius sekaligus memperkuat tradisi budaya masyarakat Banjar selama bulan Ramadan.
Ketua Umum Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru, Riandy Hidayat, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa festival tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang kebersamaan bagi warga.
“Alhamdulillah antusiasme warga sangat tinggi. Tahun ini ada 31 peserta tanglong dan 19 peserta Bagarakan Sahur yang berasal dari berbagai kelurahan di Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Ia menjelaskan, festival ini juga memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kawasan kegiatan selama berlangsungnya acara.
Menurut pria yang akrab disapa H Dayat ini, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk menggabungkan unsur religi, budaya, kreativitas, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama Ramadan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, festival kali ini tidak menggelar arak-arakan di jalan. Tanglong hanya dipamerkan secara statis sebagai langkah menjaga ketertiban serta memudahkan pengawasan selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan festival juga telah disesuaikan dengan arahan Majelis Ulama Indonesia Kota Banjarbaru, termasuk dalam penggunaan lampu serta sistem suara yang aman dan terkendali.
“Festival ini menggabungkan nilai religi, budaya, kreativitas, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus digelar di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.
Dalam kompetisi tersebut, peserta nomor 19 berhasil meraih Juara 1 Festival Tanglong 2026 dengan hadiah Rp5 juta. Sementara pada kategori Bagarakan Sahur, Juara 1 diraih oleh Grup Tuntung Pandang dari Kelurahan Loktabat Utara dengan hadiah Rp5 juta.
Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur ini menjadi salah satu agenda Ramadan yang dinantikan masyarakat Banjarbaru setiap tahunnya, karena tidak hanya menampilkan kreativitas budaya, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan serta mendorong geliat ekonomi lokal selama bulan suci.